KAI Travel Fair Diskon hingga 72 Persen, Target 600 Ribu Tiket  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Antrean pengunjung Kereta Api Travel Fair 2017 yang memadati Jakarta Convention Center, Jakarta, 29 Juli 2017. TEMPO/Ahmad Faiz

    Antrean pengunjung Kereta Api Travel Fair 2017 yang memadati Jakarta Convention Center, Jakarta, 29 Juli 2017. TEMPO/Ahmad Faiz

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia memberikan diskon besar-besaran dalam acara Kereta Api Travel Fair 2017. Direktur Utama PT KAI Edi Sukmoro mengatakan pihaknya menargetkan lebih dari 600 ribu tiket terjual dalam pameran yang berlangsung sejak hari ini hingga esok.
     
    Edi menjelaskan PT KAI menjual tiket-tiket untuk periode tiga bulan ke depan dengan beragam pilihan harga. Para pengunjung dipersilakan berburu tiket dengan harga khusus bagi kelas eksekutif untuk semua rute.

    Baca juga: KAI Travel Fair, Tiket Kelas Eksekutif Diskon hingga 72 Persen

    "Ada diskon sampai 72 persen," katanya di Jakarta Convention Center, Sabtu, 29 Juli 2017.
     
    Meski memberikan diskon besar-besaran, Menteri Badan Usaha Milik Negara Rini Soemarno tidak khawatir dengan kondisi keuangan PT KAI nantinya. "Tidak masalah," ucapnya. 
     
    Menurut Rini, saat ini aktivitas PT KAI tidak hanya mengangkut orang saja. PT KAI juga memiliki usaha lain, seperti membuka jasa pengiriman barang, bekerja sama dengan BUMN lain untuk menjual kamar-kamar hotel, hingga menawarkan katering yang biasa disediakan di atas kereta ke pihak lain.

    "Jadi ada pendapatan di luar kereta api yang membantu untuk mendukung (penjualan) tiket seperti ini," katanya.
     
    Animo masyarakat terhadap KATF ini tinggi. Terlihat dengan antrean yang mengular bahkan sebelum acara dibuka. 
     
    Rini bercerita, dia sempat berdialog dengan salah satu pengunjung yang sedang antre di luar ruangan. Menurut dia, ada yang sudah tiba di JCC sejak pukul 03.00. Sedangkan pameran ini baru dibuka pukul 10.00.
     
    Ia percaya pameran ini menjadi hal yang baik untuk ke depannya dalam rangka memperkenalkan masyarakat dengan transportasi kereta api. "Tadi saya ngobrol banyak yang ramai-ramai mau ke Yogyakarta dan Surabaya," ucapnya. 
     
    AHMAD FAIZ 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sebab dan Pencegahan Kasus Antraks Merebak Kembali di Gunungkidul

    Kasus antraks kembali terjadi di Kabupaten Gunungkidul, DI Yogyakarta. Mengapa antraks kembali menjangkiti sapi ternak di dataran tinggi tersebut?