Susi Punya Alasan Mengapa Minta Pelelangan Kapal Vietnam Ditunda

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti (tengah) disaksikan Baresan Olot (Dewan Kasepuhan) Masyarakat Adat Jawa Barat menerima gelar kehormatan di Gedung Mina Bahari III, Kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan, Jakarta, 19 Juli 2017. Susi Pudjiastuti dinobatkan menjadi warga kehormatan dari masyarakat adat Tatar Sunda sebagai

    Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti (tengah) disaksikan Baresan Olot (Dewan Kasepuhan) Masyarakat Adat Jawa Barat menerima gelar kehormatan di Gedung Mina Bahari III, Kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan, Jakarta, 19 Juli 2017. Susi Pudjiastuti dinobatkan menjadi warga kehormatan dari masyarakat adat Tatar Sunda sebagai "Wadonna Pinunjul" atau wanita berprestasi dari Dewan Kasepuhan Baresan Olot Masyarakat Adat Jawa Barat karena dedikasi dan prestasinya dalam melestarikan lingkungan. ANTARA FOTO

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiatuti menyampaikan bahwa dirinya memiliki alasan menolak pelelangan kapal ikan Vietnam yang digunakan untuk melakukan illegal fishing. Salah satunya, karena kapal itu berpotensi dibeli balik.

    "Biasanya seperti itu. Dan, bukan dibeli balik oleh temannya, melainkan oleh pemilik aslinya," ujar Susi saat dicegat di kompleks Istana Kepresidenan, Senin, 24 Juli 2017.

    Diberitakan sebelumnya, hari ini Kejaksaan Negeri Batam aslinya dijadwalkan untuk melelang tiga kapal ikan asal Vietnam yang ketahun melakukan illegal fishing. Ketiga kapal itu berseri KNF 7444, KM SLFA 5066, dan KNF 7858 dengan limit harga sekitar Rp31,8 juta hingga Rp186 juta.

    Baca jugaPemerintah Isyaratkan Hapus Klasifikasi Beras Premium dan Medium

    Belakangan, pelelangan itu diprotes oleh Menteri Susi. Dan, untungnya, protes Susi didengar oleh Jaksa Agung Muhammad Prasetyo yang langsung meminta pelelangan itu dibatalkan.

    Perlu diketahui, penenggelaman kapal di aturan dalam Pasal 69 Ayat 4 UU Perikanan. Pasal itu menyebutkan, pembakaran dan atau penenggelaman kapal berbendera asing merupakan tindakan khusus yang dapat dilakukan jika ada bukti permulaan yang cukup.

    Susi melanjutkan bahwa dirinya memprotes pelelangan juga karena hal itu tidak sejalan dengan semangat pemberantasan illegal fishing. Menurutnya, ketiga kapal itu seharusnya ditenggelamkan, bukan dilelang.

    "Karena katanya ditunda, ya sudah saya ucapkan terima kasih," ujar Susi terkait rencana pelelangan kapal ikan Vietnam.

    ISTMAN MP


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Animal Crossing dan 9 Aplikasi Makin Dicari Saat Wabah Covid-19

    Situs Glimpse melansir peningkatan minat terkait aplikasi selama wabah Covid-19. Salah satu peningkatan pesat terjadi pada pencarian Animal Crossing.