Selasa, 23 Oktober 2018

Layanan Go-Pay dari GO-JEK Terima Penghargaan Bank Indonesia

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tampilan Go-Jek menambahkan layanan pemesanan taksi Blue Bird di aplikasi. Go-Jek

    Tampilan Go-Jek menambahkan layanan pemesanan taksi Blue Bird di aplikasi. Go-Jek

    TEMPO.CO, Jakarta - GO-JEK, penyedia layanan on-demand berbasis aplikasi terdepan di Indonesia, melalui layanan GO-PAY, menerima penghargaan Bank Indonesia.

    Penghargaan ini masuk dalam kategori Perusahaan Fintech Teraktif Pendukung Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT) Inklusi dan Edukasi Keuangan serta Pemberdayaan UMKM tahun 2017. GO-PAY dari GO-JEK menjadi satu-satunya sistem pembayaran non-perbankan yang menerima penghargaan Bank Indonesia.

    Dalam kategori tersebut, GO-JEK dinominasikan bersama dua perusahaan start-up lainnya, yakni Tokopedia dan Bukalapak. Penghargaan ini bertujuan untuk meningkatkan tata kelola dan kinerja guna mewujudkan stabilitas dan akselerasi pertumbuhan ekonomi nasional.

    "Penghargaan tersebut sebagai wujud kepercayaan yang diberikan Bank Indonesia terhadap pihaknya. Sebagai perusahaan yang aktif mendukung inklusi keuangan dan pemberdayaan UMKM,’’ kata Presiden GO-JEK Andre Soelistyo melalui rilis tertulisnya, Selasa, 18 Juli 2017.

    Simak: Go-Jek Incar Tambahan Modal Rp 13,1 Triliun

    Lebih dari 300.000 mitra driver GO-JEK menjadi agen inklusi keuangan mempromosikan solusi pembayaran non-tunai.  Dengan mitra yang menjadi agen inklusi keuangan, para pelanggan yang tidak memiliki rekening bank bisa memanfaatkan layanan dompet elektronik hanya dengan melakukan top-up melalui mitra.

    Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo mengatakan, pemberian penghargaan ini untuk mewujudkan stabilitas makroekonomi serta memfasilitasi akselerasi pertumbuhan ekonomi secara sehat dan berkesinambungan.

    Penghargaan Bank Indonesia ini diberikan kepada para pelaku ekonomi dan tokoh bangsa yang dalam beberapa waktu terakhir telah memberikan kontribusi dan kinerja terbaiknya untuk mengawal dan memajukan perekonomian Indonesia. ‘’Serta memberikan inspirasi bagi peningkatan kualitas dan tata kelola perekonomian bangsa,” ucap Agus dalam siaran pers Bank Indonesia.

    Sejak diluncurkan delapan bulan lalu, GO-PAY telah bermitra dengan 17 bank dan 2 jaringan ATM di Indonesia. Lebih dari 50 persen transaksi di GO-JEK saat ini, merupakan transaksi yang menggunakan GO-PAY.

    GO-JEK menggandeng lebih dari 100.000 pengusaha UKM untuk menjadi merchant layanan GO-FOOD dan GO-MART. Sebagai perusahaan teknologi, GO-JEK mengakomodasi pengusaha UMKM dalam memperluas akses ke pelanggan dan pasar.

    "Ini merupakan bentuk dukungan GO-JEK kepada pemerintah. Yang sedang memfokuskan diri menggenjot sektor UMKM sebagai salah satu tumpuan perekonomian negara,” ujar Andre.

    SUPRIYANTHO KHAFID


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Saham Lippo yang Jebol dan yang Melambung Dihantam Kasus Meikarta

    Jebloknya saham perusahaan-perusahaan Grup Lippo telah dimulai Selasa 16 Oktober 2018, sehari setelah KPK menangkap dan menetapkan Bupati Bekasi.