Harga Minyak Merosot, Batu Bara Bersinar

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dongkrak pompa minyak di ladang minyak Al-Jbessa di Al-Shaddadeh, Al-Hasaka Gubernuran, Suriah, 2 April  2010. REUTERS/Stringer

    Dongkrak pompa minyak di ladang minyak Al-Jbessa di Al-Shaddadeh, Al-Hasaka Gubernuran, Suriah, 2 April 2010. REUTERS/Stringer

    TEMPO.CO, Jakarta -Harga batu bara melanjutkan penguatannya pada akhir perdagangan Senin 17 Juli 2017.

    Baca: Harga Minyak Menguat Dipicu Permintaan yang ...

    Pada perdagangan Senin, harga batu bara untuk kontrak Oktober 2017, kontrak teraktif di bursa komoditas Rotterdam, berakhir menguat 0,69 persen atau 0,55 poin ke posisi US$80,10/metrik ton.

    Penguatan harga batu bara kontrak Oktober 2017 berlanjut untuk hari kedua, setelah ditutup rebound 0,51 persen di posisi 79,55 pada perdagangan Jumat 14 Juli.

    Kantor berita Xinhua melaporkan kawasan Xinjiang di sebelah barat laut Cina akan menutup 109 tambang batu bara berskala kecil dengan total kapasitas 9,37 juta metrik ton tahun ini. Hal ini dilakukan sebagai bagian dari upaya untuk membatasi kelebihan kapasitas.

    Berbanding terbalik dengan batu hitam, harga minyak mentah ditutup melemah pada perdagangan Senin di saat pasar mencari lebih banyak bukti terhadap efektivitas pemangkasan output OPEC.

    Minyak West Texas Intermediate untuk pengiriman Agustus ditutup melemah 1,1 persen atau 0,52 poin ke level USD 46,02 per barel di New York Mercantile Exchange.

    Sementara itu, minyak jenis Brent untuk pengiriman September turun 0,49 poin ke level USD 48,42 per barel di ICE Futures Europe exchange yang berbasis di London.

    Tingkat penurunan output OPEC merosot menjadi 92 persen di bulan Juni dari 110 persen pada Mei. Keraguan pada efektivitas kesepakatan OPEC untuk mengurangi output tetap ada, bahkan saat stok minyak mentah dan bensin AS turun.

    Baca: Harga Batu Bara Jeblok, Minyak Rebound

    "Sepertinya, kisaran nilai baru harga minyak ada pada kisaran USD 45 dan pasar sedang mencari sentimen penggerak berikutnya,” ujar Gene McGillian, manajer riset pasar Tradition Energy di Stamford, dikutip dari Bloomberg.

    BISNIS.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menghilangkan Bau Amis Ikan, Simak Beberapa Tipsnya

    Ikan adalah salah satu bahan makanan yang sangat kaya manfaat. Namun terkadang orang malas mengkonsumsinya karena adanya bau amis ikan yang menyengat.