BI Rate Tetap, BTN Belum Akan Turunkan Bunga Kredit  

Reporter

Editor

Setiawan

Bank Tabungan Negara

TEMPO.CO, Jakarta - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk belum berencana menurunkan tingkat suku bunga kredit pada semester kedua 2017.

Baca: Bank BTN Obral Bunga KPR 6,21 Persen

Direktur Keuangan dan Treasuri PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk Iman Nugroho Soeko beralasan hal tersebut lantaran tingkat suku bunga acuan BI 7-day repo rate masih diputuskan tetap ditahan di level 4,75 persen.

"Karena sejak awal tahun suku bunga acuan BI 7-day repo rate tidak ada perubahan, tingkat suku bunga DPK BTN juga tidak ada perubahan, sehingga tingkat suku bunga kredit kami juga relatif tetap," ujar Iman, Ahad, 16 Juli 2017.

Kalaupun ada penurunan tingkat suku bunga kredit untuk sejumlah proyek atau debitur, menurut Iman, sifatnya lebih ditentukan oleh risiko premium yang dinilai lebih rendah. Dalam suku bunga dasar kredit (SBDK) per 30 Juni 2017 yang dipublikasikan di situs resmi BTN, tingkat bunga untuk kredit korporasi tercatat di level 11,00 persen, kredit retail 11,75 persen, serta kredit konsumsi KPR 10,25 persen dan non-KPR sebesar 11,50 persen.

Secara terpisah, sebelumnya Deputi Gubernur BI Perry Warjiyo mengungkapkan suku bunga kredit perbankan masih memiliki ruang penurunan sampai akhir tahun 2017. Menurut Perry, setidaknya ada tiga faktor yang menumbuhkan ruang penurunan bunga kredit, yakni terjaganya tingkat inflasi, longgarnya likuiditas perbankan, serta penurunan persepsi risiko kredit.

"Sebetulnya iya, ruang penurunan suku bunga kredit masih ada. Sebab, inflasinya masih rendah, cost of fund juga rendah karena likuiditas sangat tinggi. Suku bunga pasar uang juga relatif rendah," kata Perry.

Sayangnya, Perry enggan menjawab lebih lanjut ketika ditanya ihwal potensi ruang penurunan suku bunga kredit.

Baca: BTN Terbitkan Obligasi Rp 5 Triliun dalam Empat Seri

Sebagai informasi, suku bunga kredit bank sepanjang Januari-Mei 2017 terpangkas sebanyak 100 bps dari 12,03 persen menjadi 11,83 persen.

BISNIS.COM






Cara Cek BI Checking di HP via iDebku OJK

13 jam lalu

Cara Cek BI Checking di HP via iDebku OJK

cara cek BI Checking di HP via iDebku OJK untuk mengajukan pinjaman kredit bagi calon debitur


OJK Rampungkan 20 Perkara Kasus Jasa Keuangan pada Tahun Lalu

23 jam lalu

OJK Rampungkan 20 Perkara Kasus Jasa Keuangan pada Tahun Lalu

OJK yang memiliki kewenangan penyidikan pada 2022 berhasil menyelesaikan 20 perkara kasus di sektor jasa keuangan.


Bos BRI: Transaksi Digital Naik 30 Persen, Transaksi Tunai Turun 10 Persen

2 hari lalu

Bos BRI: Transaksi Digital Naik 30 Persen, Transaksi Tunai Turun 10 Persen

Bos BRI mengungkapkan transaksi digital payment atau pembayaran digital telah meningkat lebih dari 30 persen,.


Ibu Kota Negara Pindah, Ekspansi Bisnis Bank DKI: Buka Lima Kantor Cabang Luar Jabodetabek

6 hari lalu

Ibu Kota Negara Pindah, Ekspansi Bisnis Bank DKI: Buka Lima Kantor Cabang Luar Jabodetabek

Bank DKI buka cabang di beberapa daerah selain Jabodetabek.


Bank Indonesia Catat Kredit Baru Perbankan Desember 2022 Meningkat

8 hari lalu

Bank Indonesia Catat Kredit Baru Perbankan Desember 2022 Meningkat

Bank Indonesia atau BI mencatat peningkatan penyaluran kredit baru oleh perbankan pada Desember 2022


Dirut BRI Beberkan 6 Faktor Utama yang Pengaruhi Tren Industri Perbankan

9 hari lalu

Dirut BRI Beberkan 6 Faktor Utama yang Pengaruhi Tren Industri Perbankan

Tren industri perbankan di Indonesia akan dipengaruhi oleh enam faktor utama.


OJK: Jumlah BPR Akan Berkurang Signifikan Lima Tahun ke Depan, Kenapa?

9 hari lalu

OJK: Jumlah BPR Akan Berkurang Signifikan Lima Tahun ke Depan, Kenapa?

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebut jumlah Badan Perkreditan Rakyat (BPR) terlalu banyak dan akan berkurang signifikan dalam lima tahun ke depan.


Jokowi Kritik ABPD Mengendap di Bank Rp 123 Triliun, Wali Kota Bogor: Bukan Sengaja

9 hari lalu

Jokowi Kritik ABPD Mengendap di Bank Rp 123 Triliun, Wali Kota Bogor: Bukan Sengaja

Jokowi mengkritik pemda soal APBD yang mengendap di bank hingga akhir tahun 2022 mencapai Rp 123 triliun. Begini tanggapan Wali Kota Bogor Bima Arya.


Bank Syariah Indonesia Ungkap Tantangan dan Inovasi Perbankan Tahun 2023

9 hari lalu

Bank Syariah Indonesia Ungkap Tantangan dan Inovasi Perbankan Tahun 2023

Industri perbankan dituntut dapat meningkatkan kemampuan mentransformasikan model bisnis ke arah digitalisasi.


Bos BRI Beberkan Tantangan di Industri Perbankan, dari Perlambatan Global hingga ...

9 hari lalu

Bos BRI Beberkan Tantangan di Industri Perbankan, dari Perlambatan Global hingga ...

Dirut BRI, Sunarso, membeberkan sejumlah faktor pendukung dan juga yang menantang di industri perbankan pada tahun 2023 ini.