Jasa Marga Ungkap Kronologi Penganiayaan Alumnus ITB Hermansyah

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ahli IT ITB, Hermansyah, menjadi korban pembacokan di jalan tol Jagorawi Km 6, Jakarta Timur, 9 Juli 2017. Foto : facebook

    Ahli IT ITB, Hermansyah, menjadi korban pembacokan di jalan tol Jagorawi Km 6, Jakarta Timur, 9 Juli 2017. Foto : facebook

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk merilis kronologi penganiayaan yang dialami ahli teknologi informasi alumnus Institut Teknologi Bandung, Hermansyah, 46 tahun. Penganiayaan tersebut terjadi di jalan tol Jagorawi, Ahad dinihari, 9 Juli 2017.

    AVP Corporate Communications Dwimawan Heru Santoso mengatakan Hermansyah ditemukan oleh petugas konstruksi dari kontraktor pembangunan light rail transit (LRT) yang baru selesai melaksanakan pemasangan balok landasan proyek LRT Cawang Cibubur. "Petugas yang datang ke lokasi kejadian bukan petugas operasional Jasa Marga," kata dia seperti dilansir melalui keterangan tertulis, Sabtu, 15 Juli 2017.

    Dwi mengatakan petugas konstruksi LRT tersebut melihat Hermansyah dikeroyok para pelaku. Pelaku yang sadar aksinya diketahui orang lain kabur meninggalkan korban di lokasi kejadian.

    Menurut Dwi, petugas konstruksi LRT itu tidak memiliki keahlian untuk menangani korban luka. Dia kemudian menginformasikan kejadian tersebut melalui saluran komunikasi internal operasional jalan tol Jagorawi.

    Petugas Patroli Jalan Raya (PJR) yang mendapat informasi kemudian memerintahkan petugas ambulans Jasa Marga meluncur ke lokasi. Namun setibanya di sana, korban telah dilarikan ke rumah sakit di daerah Depok. "Petugas ambulans Jasa Marga tidak bertemu dengan korban," kata dia.

    Dwi mengatakan Jasa Marga akan mendukung upaya penanganan kejadian di jalan tol yang dikelola agar penyelidikan semua tindak kejahatan oleh kepolisian bisa tuntas. Terkait dengan kasus ini, pihaknya telah menyerahkan rekaman CCTV, baik CCTV lajur maupun CCTV gerbang, yang diminta oleh kepolisian untuk mengidentifikasi pelaku pengeroyokan.

    VINDRY FLORENTIN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wabah Virus Corona Datang, 13.430 Narapidana Melenggang

    Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly memutuskan pembebasan sejumlah narapidana dan anak demi mengurangi penyebaran virus corona di penjara