Pajak Pertambangan Tumbuh 50 Persen di Semester I

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Truk pengangkut galian tambang di tambang emas dan tembaga PT Freeport Indonesia, 2000 .Rully Kesuma/ TEMPO

    Truk pengangkut galian tambang di tambang emas dan tembaga PT Freeport Indonesia, 2000 .Rully Kesuma/ TEMPO

    TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Potensi, Kepatuhan, dan Penerimaan Pajak Direktorat Jenderal Pajak Yon Arsal berujar penerimaan pajak di sebagian besar sektor tumbuh signifikan pada semester I 2017. Pertumbuhan tertinggi terjadi di pajak pertambangan dan penggalian, mencapai 50 persen.

    "Sementara itu, industri pengolahan tumbuh 15 persen dan perdagangan tumbuh 14,8 persen," kata Yon di Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak, Jakarta, Jumat, 14 Juli 2017.

    Menurut Yon, ketiga sektor tersebut merupakan sektor unggulan yang menjadi penentu penerimaan Ditjen Pajak. Dia optimistis, apabila dalam sisa enam bulan ini penerimaan pajak di ketiga sektor tersebut tetap tumbuh, target penerimaan pajak dalam APBN 2017 bisa tercapai.

    Baca: Menkeu Tingkatkan Target Penerimaan Pajak Rp 20 Triliun

    Direktur Jenderal Pajak Ken Dwijugeasteadi berujar, dengan tumbuhnya penerimaan pajak, perekonomian Indonesia mulai menunjukkan tren yang positif. "Menarik pajak itu tergantung pertumbuhan ekonomi. Kalau nggak ada pertumbuhan, kita juga nggak akan ngawur narik pajaknya."

    Menurut Ken, pajak impor yang naik menunjukkan industri pengolahan mulai menggeliat. Apabila industri pengolahan tumbuh, Ken berujar, ekspor akan naik. "Tapi kita harus me-manage restitusi karena biasanya ketika ekspor naik restitusi ikut naik," kata Ken.

    Simak: Sri Mulyani Bidik Penerimaan Pajak Tumbuh 16,8 Persen

    Direktur Potensi, Kepatuhan, dan Penerimaan Pajak Ditjen Pajak Yon Arsal berujar penerimaan pajak pada semester I mencapai Rp 510,24 triliun atau tumbuh 10,37 persen. Perolehan tersebut mencapai 39,02 persen dari target dalam APBN 2017 sebesar Rp 1.307,64 triliun.

    "Kalau dikeluarkan PPh (pajak penghasilan) migasnya, penerimaan pajak masih tumbuh 8,2 persen," kata Yon. Pada semester I, menurut Yon, penerimaan pajak tanpa PPh migas mencapai Rp 482,66 triliun atau 37,95 dari target APBN 2017 sebesar Rp 1.271,70 triliun.

    ANGELINA ANJAR SAWITRI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Negara-negera yang Sudah Melakukan Vaksinasi Anak di Bawah 12 Tahun

    Di Indonesia, vaksin Covid-19 baru diberikan ke anak usia 12 tahun ke atas. Namun beberapa negara mulai melakukan vaksinasi anak di bawah 12 tahun.