Pemerintah Memastikan Tidak Akan Menunda Proyek Reklamasi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kondisi proyek reklamasi Teluk Jakarta saat Komisi IV DPR meninjau Pulau D, Jumat, 24 Maret 2017. Tempo/Arkhelaus W.

    Kondisi proyek reklamasi Teluk Jakarta saat Komisi IV DPR meninjau Pulau D, Jumat, 24 Maret 2017. Tempo/Arkhelaus W.

    TEMPO.CO, Jakarta -Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan akan membawa data soal reklamasi di Teluk Jakarta dalam rapat di Istana Negara siang ini. Ia menegaskan pemerintah tidak akan menunda pelaksanaan proyek tersebut.

    Baca: Luhut Minta Penolak Reklamasi Teluk Jakarta Tidak

    "Kami tidak akan menunda. Kalau ada masalah, silakan tunjukkan masalahnya di mana," kata Luhut saat ditemui di Hotel Grand Sahid, Jakarta, Selasa, 11 Juli 2017.

    Luhut meminta agar orang-orang yang menolak keberadaan proyek reklamasi untuk menunjukkan masalah proyek tersebut. "Jadi jangan asal ngomong, datang ke saya," ujarnya.

    Menurut Luhut, dalam rapat di Istana Negara nanti akan dilaporkan apa yang sudah didapatkan dari kajian yang dilakukan dan ada diskusi terbuka. "Tidak perlu ribut-ribut di publik."

    Kementerian Koordinator Kemaritiman menargetkan merilis laporan interim kajian reklamasi Teluk Jakarta pada akhir Juli 2017. Luhut menyebut telah mengundang beberapa pihak yang berbeda pendapat serta memiliki masukan untuk berdiskusi dalam rapat-rapat besar terkait dengan reklamasi.

    Wakil Gubernur terpilih DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan dirinya bersama Gubernur terpilih DKI Jakarta Anies Baswedan dan tim akan membahas kajian lingkungan hidup pulau-pulau reklamasi di Teluk Utara Jakarta.

    Baca: Luhut Minta Data Ilmiah Reklamasi, Profesor LIPI Beri Jawaban

    Sandiaga mengatakan pembahasan mengenai kajian lingkungan hidup pulau reklamasi akan segera dilakukan usai dilantik pada Oktober 2017.

    DIKO OKTARA 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.