Jawa Barat Minta KCIC Revisi Penetapan Lokasi Kereta Cepat

Reporter

Petugas menghancurkan puluhan rumah yang berada di area Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) di Kampung Cihaliwung Wetan, Bandung Barat, 18 Mei 2017. Warga yang tinggal di aset PT KAI mendapat kompensasi Rp 250.000 per meter. TEMPO/Prima Mulia

TEMPO.CO, BANDUNG - Kepala Dinas Permukiman Dan Perumahan Jawa Barat Bambang Riyanto mengatakan PT KCIC diminta merevisi surat permohonan pengajuan penetapan lokasi kereta api cepat Jakarta-Bandung. “Kita surati untuk disesuaikan yang mengajukannya. Belum ada tindak lanjutnya,” kata dia pada Tempo, Jumat, 7 Juli 2017.

Bambang mengatakan surat permohonan penetapan lokasi proyek kereta cepat sebagai syarat yang dibutuhkan BPN melaksanakan pembebasan lahan yang sudah diterima mengatasnamakan PT KCIC. “Pemohon harus BUMN, harus mengubah atas nama Penlok itu,” kata dia.

Rapat terakhir dengan PT KCIC bulan lalu menyepakati nama pemohon surat gubernur soal penetapan lokasi proyek itu mengatasnamakan PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia, konsorsium 4 BUMN yang ditunjuk pemerintah mengerjakan proyek tersebut. “Secara simultan dokumen teknisnya kita bahas sehingga kekurangan-kekurangan itu bisa diperbaiki,” kata Bambang.

Sebelumnya, Kepala Bidang Pertanahan, Dinas Permukiman dan Perumahan Jawa Barat, Dede Wahyudin mengatakan, tahapan pengadaan tanah untuk proyek kereta cepat itu baru pada tahap persiapan. “Jadi dalam pengadaan tanah ada 4 tahap, dari perencanaan, persiapan, pelaksanaan, dan pembebasan. Sekrang tahap persiapan yang outputnya adalah penetapan lokasi dari pak Gubernur,” kata dia, 13 Juni 2017.

Dede mengatakna, data teknis trase kereta cepat itu sudah diterima. “Panjang seluruh trasenya 143 kilometer. Kalau luas lahannya itu 700 hektaran. Lebarnya 25 meter dengan panjang 143 kilometer,” kata dia.

Menurut Dede, sebagian besar lahan itu statusnya lahan milik pemerintah. Kendati lahan milik pribadi relatif lebih sedikit, tapi jumlahnya ribuan bidang tanah. “Kita memasuki tahap persiapan, kita menggunakan aturan yang ada, kita gunakan pegub 32 tahun 2013, langkah-langkah yang dilakukan mulai dari ekspose, peninjauan lapangan, sosialisasi pada pemilik lahan, pendataan awal, dan konsultasi publik. Karena luas lahannya panjang, banyak bidangnya, tapi sedikit-sedikit. Tidak satu hamparan,” kata dia.

Dede mengatakan, paling lama proses tersebut memakan waktu 4 bulanan. “Ini melewati 8 kabuapten. Satu kabupaten ada beberapa desa, pemilik lahan bisa di atas 2 ribuan yang harus disosialisasi,” kata dia. Sosialisasi pun harus dilakukan pada pemilik langsung lahannya, sehinga memakan waktu relatif tidak sebentar.

AHMAD FIKRI






Sebut Kereta Cepat untuk Perjalanan Jarak Menengah dan Jauh, Erick Thohir Contohkan 2 Negara Ini

37 hari lalu

Sebut Kereta Cepat untuk Perjalanan Jarak Menengah dan Jauh, Erick Thohir Contohkan 2 Negara Ini

Erick Thohir yakin Kereta Cepat Jakarta - Bandung bakal berperan signifikan dalam melayani masyarakat yang ingin berpergian jarak menengah dan jauh.


Kecelakaan Kereta Kerja Proyek KCJB, Berikut 5 Rangkuman Faktanya

51 hari lalu

Kecelakaan Kereta Kerja Proyek KCJB, Berikut 5 Rangkuman Faktanya

Proyek kereta cepat Jakarta-Bandung berulang kali ada kecelakaan.


Pekerja Meninggal di Proyek Kereta Cepat, MTI: Tak Lepas dari Kejar Tayang

51 hari lalu

Pekerja Meninggal di Proyek Kereta Cepat, MTI: Tak Lepas dari Kejar Tayang

Aditya Dwi Laksana menilai kereta kerja milik proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) yang anjlok itu tak lepas dari masalah kejar tayang


Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Bisa Distop Sementara Usai Kereta Kerja Anjlok

52 hari lalu

Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Bisa Distop Sementara Usai Kereta Kerja Anjlok

Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung bisa dihentikan sementara waktu untuk proses investigasi setelah insiden kereta kerja anjlok.


Update Kereta yang Anjlok, KCIC: Bukan Rangkaian Kereta Cepat Jakarta Bandung

52 hari lalu

Update Kereta yang Anjlok, KCIC: Bukan Rangkaian Kereta Cepat Jakarta Bandung

KCIC memberikan update peristiwa anjloknya kereta konstruksi milik Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB).


Ini Progres Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung, Prediksi Tiketnya?

10 Desember 2022

Ini Progres Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung, Prediksi Tiketnya?

Progres terkini proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung sudah mencapai 88,8 persen dan ditargetkan mulai beroperasi pada pertengahan tahun 2023.


Pamer Kereta Cepat Jakarta-Bandung Meski Belum Rampung

17 November 2022

Pamer Kereta Cepat Jakarta-Bandung Meski Belum Rampung

Di tengah sejumlah masalah yang membelit proyek, Jokowi dan Xi Jinping menyaksikan langsung uji coba kereta cepat Jakarta-Bandung secara virtual.


Jokowi - Xi Jinping Akan Lihat Uji Dinamis, Ini 7 Masalah Proyek Kereta Cepat Jakarta - Bandung

16 November 2022

Jokowi - Xi Jinping Akan Lihat Uji Dinamis, Ini 7 Masalah Proyek Kereta Cepat Jakarta - Bandung

Jokowi dan Xi Jinping rencananya melihat uji dinamis kereta cepat Jakarta - Bandung secara virtual dari area KTT G20 di Nusa Dua, Bali.


Jokowi dan Xi Jinping Akan Saksikan Uji Dinamis Kereta Cepat Selasa Besok

14 November 2022

Jokowi dan Xi Jinping Akan Saksikan Uji Dinamis Kereta Cepat Selasa Besok

Luhut menyatakan kunjungan Xi Jinping ke Tanah Air adalah momentum bersejarah.


KAI Tanggapi Proyek Kereta Cepat ke Surabaya: Masih Kejar Target Jakarta-Bandung

1 November 2022

KAI Tanggapi Proyek Kereta Cepat ke Surabaya: Masih Kejar Target Jakarta-Bandung

Kementerian Perhubungan memastikan rencana pemerintah membangun proyek kereta cepat Jakarta-Surabaya bukan lagi angan-angan.