IHSG Dibuka Terkoreksi 0,17 Persen, Pasar Tunggu Rilis Data Cadev

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang pialang tengah memantau pergerakan saham pada layar monitor di Mandiri Sekuritas, Jakarta, 8 April 2016. Hari ini Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tidak mampu kembali ke zona hijau dan ditutup melemah. TEMPO/Tony Hartawan

    Seorang pialang tengah memantau pergerakan saham pada layar monitor di Mandiri Sekuritas, Jakarta, 8 April 2016. Hari ini Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tidak mampu kembali ke zona hijau dan ditutup melemah. TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta -Indeks harga saham gabungan (IHSG) terpantau berhasil mengikis pelemahannya pada awal perdagangan hari ini, Jumat 7 Juli 2017.

    Baca: Rawan Profit Taking, IHSG Terkoreksi Pagi Ini

    IHSG hari ini dibuka dengan pelemahan 0,17 persen atau 9,69 poin di level 5.839,89 dan turun hanya 0,02 persen  atau 0,88 poin ke level 5.848,70 pada pukul 09.07 WIB.

    Adapun pada perdagangan Kamis 6 Juli 2017, IHSG ditutup rebound 0,42 persen atau 24,52 poin di level 5.849,57.

    Sebanyak 10 saham bergerak menguat, 15 saham bergerak melemah, dan 532 saham stagnan dari 557 saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pagi ini.

    Lima dari sembilan indeks sektoral IHSG bergerak negatif dengan tekanan utama sektor properti (-0,38 persen) dan konsumer (-0,26 persen). Adapun, empat sektor lainnya bergerak naik dipimpin sektor finansial yang menguat 0,39 persen.

    Indosurya Sekuritas memprediksi pergerakan IHSG di akhir pekan ini masih berpeluang menguat, seiring dengan penantian data cadangan devisa.

    Kepala Riset William Surya Wijaya mengatakan IHSG berpeluang menguat di level 5808 – 5911

    Mengakhiri pekan pertama di semester kedua, IHSG masih memperlihatkan potensi besar untuk dapat terus melanjutkan kenaikan hingga penghujung tahun 2017.

    Peluang koreksi, katanya, masih terus dapat dimanfaatkan untuk melakukan akumulasi pembelian dengan target rentang investasi jangka panjang.

    "Hari ini IHSG berpotensi menguat seiring dengan penantian pasar terhadap rilis data cadangan devisa," ujarnya dalam riset.

    Di bursa regional, indeks FTSE Straits Time Singapura pagi ini melandai 0,34 persen, indeks FTSE KLCI Malaysia melemah 0,30 persen, sedangkan indeks PSEi Filipina turun tipis 0,08 persen.

    Berbanding terbalik dengan IHSG, indeks Bisnis27 naik 0,07 persen  atau 0,39 poin ke 524,16 pada pukul 09.08 WIB, setelah dibuka dengan pelemahan 0,20 persen atau 1,06 poin di posisi 522,71.

    Baca: Diprediksi Melemah, IHSG Justru Menguat 9,14 Poin

    Sementara itu, nilai tukar rupiah terpantau melemah 0,09 persen atau 12 poin ke Rp13.404 per dolar AS pada pukul 09.09 WIB.

    BISNIS.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Merawat Lidah Mertua, Tanaman Hias yang Sedang Digemari

    Saat ini banyak orang yang sedang hobi memelihara tanaman hias. Termasuk tanaman Lidah Mertua. Bagai cara merawatnya?