Pasar Tunggu Data Kinerja Emiten, IHSG Berpeluang Menguat  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pekerja mengamati pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di BEI, Jakarta, 31 Maret 2017. ANTARA

    Pekerja mengamati pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di BEI, Jakarta, 31 Maret 2017. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Indosurya Securities memprediksi indeks harga saham gabungan (IHSG) masih akan berpotensi menguat pasca-mencetak rekor tertingginya. Adapun pergerakan IHSG hari ini diperkirakan pada level 5797-5910.

    Baca: Diprediksi Melemah, IHSG Justru Menguat 9,14 Poin

    Kepala Riset Indosurya Securities William Surya Wijaya mengatakan IHSG sedang bergerak menguji support pasca-berhasil kembali mencetak rekor tertinggi sepanjang masa yang baru.

    Dia menyebutkan pola pergerakan masih didukung kuatnya fundamental perekonomian, terlihat dari rilis data perekonomian terlansir. Selain itu, pada awal semester dua ini masih terdapat penantian terhadap laporan kinerja emiten selama semester satu dan agenda pembagian deviden dari beberapa emiten sehingga turut menopang pola gerak IHSG dalam beberapa waktu mendatang.

    "IHSG berpotensi menguat hari ini, " katanya dalam riset.

    Baca: Tunggu Rating RI, IHSG Melemah 31,5 Poin

    Adapun saham-saham yang direkomendasikan adalah BBNI (Bank BNI), ADHI (Adhi Karya), PGAS (PGN), HMSP (HM Sampoerna), INDF (Indofood Sukses Makmur), KAEF (Kimia Farma), SMCB (Holcim Indonesia), TLKM (Telkom Indonesia), SCMA (Surya Citra Media), dan EXCL (XL Axiata)

    BISNIS.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Perpres Investasi Miras

    Pemerintah terbitkan perpres investasi miras, singkat dan minuman keras. Beleid itu membuka investasi industri minuman beralkohol di sejumlah daerah.