Agustus 2017, Pemerintah Buka Rute Penerbangan Denpasar - Moskow  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi pesawat terbang/penerbangan. REUTERS/Kim Kyung-Hoon

    Ilustrasi pesawat terbang/penerbangan. REUTERS/Kim Kyung-Hoon

    TEMPO.COJakarta - Duta Besar RI untuk Rusia, Mohammad Wahid Supriyadi, mengatakan pemerintah Indonesia akan membuka rute penerbangan langsung menuju Moskow, Rusia. Penerbangan melalui rute Denpasar ini ditargetkan buka pada Agustus 2017. 

    “Kita bersama PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) terus mempersiapkan pembukaan rute penerbangan langsung ke Moskow. Sejauh ini positifnya rute dibuka mulai Agustus 2017,” kata Wahid saat jumpa pers di Ruang Palapa Kementerian Luar Negeri RI, Pejambon, Jakarta Pusat, Rabu, 5 Juli 2017.

    Rute Denpasar-Moskow ini rencananya diberlakukan dengan frekuensi terbang tiga kali dalam sepekan. Durasi penerbangannya, kata Wahid, diperkirakan mencapai 11 jam.

    Rute baru tersebut diharapkan dapat menjadi alternatif perjalanan ke Rusia dari Indonesia yang sebelumnya harus ditempuh selama 20 jam. "Diharapkan pembukaan rute penerbangan langsung ini bisa menarik semakin banyaknya wisatawan Rusia yang datang ke Indonesia,” tuturnya. 

    Keputusan pemerintah membuka rute Denpasar-Moskow pun dipengaruhi mayoritas warga negara Rusia yang masih menjadikan Bali tujuan wisata. 

    Jika nantinya rute penerbangan langsung ke Rusia ini diminati wisatawan, Wahid tak menutup kemungkinan rute baru dilebarkan ke kota lain, termasuk Jakarta.

    Wahid menekankan besarnya potensi peningkatan devisa dari turis asal Rusia. Hal itu terlihat pada kuartal pertama 2017, di mana jumlah wisatawan Rusia yang datang ke Tanah Air mencapai 45 ribu orang. “Ini jelas potensi buat Indonesia, jangan kalah dengan Thailand yang bisa menggaet turis asing untuk berwisata ke negaranya."

    Di periode yang sama, kata Wahid, Thailand tercatat bisa menarik hingga 500 ribu wisatawan Rusia. "Kita target 100 ribu harus bisa,” ujarnya. 

    YOHANES PASKALIS PAE DALE


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 17 Hari dalam Daftar Libur Nasional dan Sisa Cuti Bersama 2021

    SKB Tiga Menteri memangkas 7 hari cuti bersama 2021 menjadi 2 hari saja. Pemotongan itu dilakukan demi menahan lonjakan kasus Covid-19.