Evaluasi Mudik Lebaran: Menteri PUPR Akan Benahi Jalan Tol  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pantauan udara arus balik di Gerbang Tol Cikarang Utama pada H+6 Lebaran, Minggu, 2 Juli 2017. Tempo/Angelina Anjar Sawitri

    Pantauan udara arus balik di Gerbang Tol Cikarang Utama pada H+6 Lebaran, Minggu, 2 Juli 2017. Tempo/Angelina Anjar Sawitri

    TEMPO.COJakarta - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono mengatakan salah satu evaluasi dari mudik Lebaran tahun ini adalah kesiapan jalan tol.

    Baca: Puncak Arus Balik, Antrean di Jalan Tol Cipali Mencapai 80 Kilometer

    "Evaluasi kami, karena demand-nya sangat tinggi, jalan tol darurat itu saya harus selesaikan sebelum mudik tahun depan," ujar Basuki seusai halalbihalal Kementerian Koordinator Kemaritiman di Balai Kartini, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa, 4 Juli 2017.

    Menurut Basuki, seusai arus mudik, akan ada pembenahan pada jalur darurat Brebes-Gringsing, sehingga jalur itu nantinya dapat segera dioperasikan. "Nanti ada yang dibongkar. Ada juga yang badan jalannya akan dibenahi," ucapnya. 

    Untuk mudik 2018, kata Basuki, jalan tol hingga ke Semarang menjadi fokus utama untuk diselesaikan. "Walaupun Trans-Jawa ditargetkan pada 2018 akan menyambung," ujarnya. 

    Kementerian Pekerjaan Umum, kata Basuki, akan mengambil langkah cepat seperti saat mempersiapkan mudik tahun ini, yakni membangun empat jalan layang di jalur Brebes-Prupuk. "Itu 4,5 bulan selesai. Kalau kemarin enggak ada empat fly over itu pasti macet," katanya. 

    Baca: Lebaran 2017, Jalan Tol Brebes-Batang Bakal Bisa ... 

    Saat ini, menurut Basuki, di jalur Pantura telah ada empat jalur. Namun beberapa jalan alternatif dan jalur-jalur sirip masih perlu dibenahi. "Selatan ini akan saya fokuskan juga untuk mudik 2018." 

    CAESAR AKBAR | SETIAWAN ADIWIJAYA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ini Daftar Lengkap Hari Libur Nasional dan Catatan Tentang Cuti Bersama 2022

    Sebanyak 16 hari libur nasional telah ditetapkan oleh pemerintah. Sedangkan untuk cuti bersama dan pergesera libur akan disesuaikan dengan kondisi.