BI Catat Peredaran Uang Tunai Lebaran Capai Rp 163,6 Triliun

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah warga antre penukaran uang baru di salah satu tempat perbelanjaan, Tegal, Jawa Tengah, 6 Juni 2017. Bank Indonesia Tegal menyiapkan Rp4,5 triliun uang baru pecahan Rp 2.000, Rp 5.000, Rp 10.000 dan Rp 20.000 untuk menghadapi Lebaran. ANTARA/Oky Lukmansyah

    Sejumlah warga antre penukaran uang baru di salah satu tempat perbelanjaan, Tegal, Jawa Tengah, 6 Juni 2017. Bank Indonesia Tegal menyiapkan Rp4,5 triliun uang baru pecahan Rp 2.000, Rp 5.000, Rp 10.000 dan Rp 20.000 untuk menghadapi Lebaran. ANTARA/Oky Lukmansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur Bank Indonesia Agus D.W. Martowardojo mengatakan peredaran uang tunai saat Lebaran 2017 mencapai Rp 163,6 triliun, atau sebesar 98 persen dari target Rp 167 triliun.

    "Realisasi itu sejalan dengan rencana BI untuk memenuhi kebutuhan uang tunai masyarakat," ujarnya, di Kompleks Gedung Bank Indonesia, Thamrin, Jakarta, Senin, 3 Juli 2017.

    Simak: Bank Indonesia Pertahankan Suku Bunga 4,75 Persen

    Agus menuturkan peredaran uang tunai itu telah dilakukan menyebar ke seluruh daerah di Indonesia. "Kami sebar ke pelosok-pelosok terpencil, bersama dengan mitra kami yaitu bank."

    Menurut Agus, jumlah kebutuhan uang tunai ke depan akan terus meningkat. Terlebih libur Lebaran kali ini lebih panjang dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. "Jadi wajar kebutuhannya banyak."

    GHOIDA RAHMAH


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspada, Penyakit Yang Terabaikan Saat Pandemi Covid-19

    Wabah Covid-19 membuat perhatian kita teralihkan dari berbagai penyakit berbahaya lain. Sejumlah penyakit endemi di Indonesia tetap perlu diwaspadai.