Pemerintah dan DPR Akan Susun RUU Sistem Transportasi Terpadu

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO.CO, Lampung - Ketua Komisi Perhubungan Dewan Perwakilan Rakyat Fary Djemy Francis mengapresiasi pelaksanaan arus mudik Lebaran 2017. Lancarnya arus mudik kali ini berkat adanya terobosan-terobosan yang diambil pemerintah dan stakeholder terkait untuk mengatasi persoalan yang ada.

    Baca: Lebaran, Kemenhub Awasi Kapal Tradisional...

    "Sampai kemarin, kami dapat laporan turunnya angka kecelakaan hingga 14-15 persen," kata Fary saat meninjau Pelabuhan Bakauheni, Lampung, bersama Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Minggu, 2 Juli 2017.

    Namun yang terpenting, menurut Fary, terobosan-terobosan itu tidak hanya dilakukan saat arus mudik Lebaran. Dia berharap upaya-upaya tersebut dapat menjadi rutinitas sehingga sistem transportasi nasional yang terpadu dapat terselenggara.

    Fary mengatakan bahwa DPR dan pemerintah akan menyusun rancangan undang-undang yang berkaitan dengan sistem transportasi terpadu. "Kami akan bicarakan. Kami tunggu naskah akademik untuk itu," kata politikus dari Partai Gerindra tersebut.

    Baca: Lebaran, Menhub Rindu Keluarga

    Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan jika terdapat UU mengenai sistem transportasi terpadu, pemerintah dan stakeholder terkait lebih leluasa dalam bergerak. "Kalau kita ada dasar UU yang bagus, evaluasi kita tentang itu (arus mudik) langsung matching. Setelah itu, kita minta operator menyesuaikan," tuturnya.

    ANGELINA ANJAR SAWITRI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut ojek online.