Gara-gara The Fed, Bursa Asia Variatif  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Janet Yellen berada di posisi kedua daftar perempuan paling berpengaruh di dunia versi Forbes. Janet adalah wanita pertama yang mengepalai bank sentral paling berpengaruk di dunia, Federal Reserve. REUTERS/Jonathan Ernst

    Janet Yellen berada di posisi kedua daftar perempuan paling berpengaruh di dunia versi Forbes. Janet adalah wanita pertama yang mengepalai bank sentral paling berpengaruk di dunia, Federal Reserve. REUTERS/Jonathan Ernst

    TEMPO.CO, Jakarta - Bursa saham Asia bergerak variatif pada perdagangan Selasa, 27 Juni 2017, seiring dengan penantian pasar sinyal dari bank sentral AS, Federal Reserve alias The Fed terkait dengan kebijakan suku bunga.

    Indeks Topix Jepang menguat hari ketiga berturut-turut setelah mata uang yen melemah pada perdagangan Senin, 26 Juni 2017. Topix menguat 0,4 persen ke level 1.618,61 pada pukul 02.59 waktu setempat.

    The Fed dijadwalkan mengumumkan hasil dari bagian kedua stress test tahunan pada Rabu, 28 Juni 2017.

    Sedangkan indeks Kospi milik Korea Selatan terpantau menguat 0,2 persen didorong saham E-Mart Inc dan Lotte Shopping Co. Tingkat kepercayaan diri konsumen Negeri Ginseng juga menguat seiring membaiknya ekspor dan optimisme akan kebijakan presiden baru.

    Indeks ASX 200 milik Australia melemah 0,1 persen dan Strait Times milik Singapura menguat 0,4 persen. Dari Hong Kong, masih di tengah penantian pengumuman The Fed, indeks Hang Seng beserta indeks Shanghai Composite sama-sama terkoreksi 0,2 persen.

    BISNIS.COM 



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Obligasi Ritel Indonesia Seri 016 Ditawarkan Secara Online

    Pemerintah meluncurkan seri pertama surat utang negara yang diperdagangkan secara daring, yaitu Obligasi Ritel Indonesia seri 016 atau ORI - 016.