Lebaran, Warga Brebes Kesulitan Gas Melon

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pekerja menata tabung gas 3kg yang baru datang di agen gas kawasan Mampang, Jakarta, 15 Januari 2015. Direktur Pemasaran dan Niaga PT Pertamina (Persero) Ahmad Bambang menuturkan 20 persen pengguna elpiji 12 kg beralih ke tabung gas melon karena harga yang cukup jauh menjadi penyebabnya. Tempo/Tony Hartawan

    Pekerja menata tabung gas 3kg yang baru datang di agen gas kawasan Mampang, Jakarta, 15 Januari 2015. Direktur Pemasaran dan Niaga PT Pertamina (Persero) Ahmad Bambang menuturkan 20 persen pengguna elpiji 12 kg beralih ke tabung gas melon karena harga yang cukup jauh menjadi penyebabnya. Tempo/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, BREBES - Kelangkaan gas elpiji terjadi di sejumlah wilayah di Kabupaten Brebes saat lebaran 2017. Warga di sejumlah kecamatan di Brebes mengaku kesulitan mendapatkan gas melon itu sejak hari pertama lebaran.

    Zahra, 29 tahun, warga Linggapura, Kecamatan Tonjong, Brebes mengaku kehabisan gas karena digunakan saat memasak makanan lebaran. Namun ketika gas habis, dia kesulitan mencari gantinya. "Sudah muter kemana-mana tapi habis, tidak ada," kata dia saat ditemui Selasa, 27 Juni 2017. 

    Simak:  Apindo: Lebaran 2017, Daya Beli Warga Melemah, Penjualan Menurun

    Dia terpaksa meminjam gas ke tetangga yang masih memiliki stok gas lebih dari dua. Kelangkaan gas itu, menurut dia, terjadi dari pertama lebaran hingga hari kedua. "Siang ini sudah dapat, itu pun harganya lebih mahal jadi Rp 20 ribu," katanya.

    Warga lainnya, Fatimah, 60 tahun juga mengalami hal serupa. Dia kehabisan gas sejak Senin kemarin dan baru bisa mendapatkan Selasa siang. "Terpaksa enggak masak tadi," kata dia.

    Sementara itu, warga Larangan, Brebes mengeluhkan kelangkaan gas ini saat lebaran. Ahmad Santoso, warga setempat mengatakan gas susah didapat pada lebaran kali ini. "Gas sudah habis semua," katanya.

    Salah satu pemilik agen distribusi gas di Desa Linggapura, PT. Satu Tsumma Bersinar mengaku baru mendapatkan pasokan gas berlebih pada Selasa siang yakni 150 tabung. Pada hari sebelumnya dia hanya mendapatkan sekitar 100 tabung seperti hari biasa. "Ini baru dikasih lebih banyak 150 tabung," kata Marsuroh pemilik agen tersebut.

    Kelangkaan gas di sejumlah wilayah di Brebes ini diduga karena melonjaknya konsumsi saat lebaran. Banyak warga yang memasak dengan kompor gas tidak seperti hari biasanya. Misalnya memasak ketupat yang membutuhkan waktu dan bahan bakar lebih banyak.

    Sementata itu, Sales Executive Elpiji Pertamina Rayon III Eks Karesidenan Pekalongan, Sulistya Adhi menyatakan, Pertamina telah menambah pasokan gas elpiji saat lebaran di wilayah Brebes. Yakni sebanyak 1.392.160 tabung selama lebaran dalam satu bulan. Jumlah itu meningkat 7 persen dibanding kondisi normal sebanyak 1.292.000 tabung.

    Ihwal kelangkaan gas di sejumlah wilayah di Brebes, Adhi mengaku suplai gas terhambat lantaran macet. Namun pasokan yang dikirim masih normal bahkan ditambah. "Agak macet jalannya, jadi suplai agak terhambat," kata dia saat dimintai konfirmasi Tempo.

    MUHAMMAD IRSYAM FAIZ


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kobe Bryant Sang Black Mamba: Saya Tak Ingin Jadi Michael Jordan

    Pemain bola basket Kobe Bryant meninggal pada 26 Januari 2020, dalam kecelakaan helikopter di dekat Calabasas, California. Selamat jalan Black Mamba!