Menhub Minta Bandara Utamakan Keamanan dan Keselamatan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi bersama Dirjen Perhubungan Udara Agus Santoso meninjau posko mudik di Terminal 1 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, 23 Juni 2017. Tempo/Vindry Florentin

    Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi bersama Dirjen Perhubungan Udara Agus Santoso meninjau posko mudik di Terminal 1 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, 23 Juni 2017. Tempo/Vindry Florentin

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meminta PT Angkasa Pura II memperhatikan keamanan dan keselamatan di setiap bandar udara yang dikelolanya. Kedua hal tersebut dianggap fatal.

    Budi menyampaikan permintaannya saat melakukan video konferensi bersama pengelola seluruh bandara AP II. "Safety itu nomor satu. Itu fatal," katanya di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Jumat, 23 Juni 2017.

    Dia memberikan perhatian khusus kepada Bandara Kualanamu. Dia mengatakan petugas harus menyiapkan keamanan dengan baik. "Dulu ada yang nyerobot masuk dan kasus narkoba juga," kata dia. Bandara Supadio, Pontianak juga perlu mendapat perhatian khusus karena sangat sensitif dengan masalah keselamatan tersebut.

    Baca: Bandara Soekarno-Hatta Kini Punya Pusat Informasi Pariwisata

    Dalam konferensi tersebut, Budi juga mendapat laporan mengenai jumlah penumpang dan pergerakan pesawat sejak H-10 sampai H-3. Direktur Utama AP II Muhammad Awaluddin mengatakan pergerakan pesawat di seluruh bandara AP II sebanyak 17.756 pergerakan. Jumlahya eningkat 4,57 persen dibandingkan tahun lalu yang hanya16.980 pergerakan.

    Jumlah penumpang pada periode tersebut sebanyak 2,5 juta. Angkanya tumbuh 9,72 persen dibandingkan periode yang sama 2016 yang hanya 2,3 juta penumpang.

    Awaluddin mengatakan pertumbuhan tersebut didorong penambahan penerbangan. Sejak 15-22 Juni, penerbangan tambahan yang dioperasikan mencapai 452 penerbangan.

    Simak: Lebaran 2017: Penerbangan Buka Tambahan Rute Internasional

    Khusus di Bandara Soekarno-Hatta, terdapat 1,51 juta penumpang sejak 15 Juni hingga 22 Juni 2017. Jumlahnya meningkat 9 persen dibandingkan tahun lalu yaitu 1,39 juta. Pergerakan pesawat selama periode tersebut tercatat sebanyak 9.871 pergerakan atau naik 1,33 persen dari tahun lalu yang sebanyak 9.741 pergerakan. Bandara mengoperasikan 301 penerbangan tambahan domestik dan 12 penerbangan tambahan internasional.

    Kenaikan penumpang juga tercatat terjadi Bandara Supadio, Pontianak. Sejak H-10 hingga H-3 tercatat kenaikan penumpang sebesar 35 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

    Bandara lain yang juga menunjukkan kenaikan penumpang adalah Bandara Sultan Mahmud Badaruddin, Palembang. Jumlah penumpang tercatat naik 25 persen dari tahun lalu. Bandara Sultan Syarif Kasim, Pekanbaru pun naik 15,8 persen sementara Bandara Halim Perdanakusuma naik 11,97 persen. 

    VINDRY FLORENTIN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Portofolio Saham Asabri Melorot 2013-2017

    PT Asabri mengalami kerugian akibat gegabah mengelola investasi. Badan Pemeriksa Keuangan dan Ombudsman Republik Indonesia curiga ada penyelewengan.