Bank Lampung Tawarkan Kupon Obligasi 9,6 Persen per Tahun

Reporter

Refleksi karyawan memantau pergerakan pasar uang dan obligasi di Global Market Permata Bank, Jakarta, Selasa (10/1). ANTARA/Rosa Panggabean

TEMPO.CO, Jakarta - PT Bank Pembangunan Daerah Lampung (Bank Lampung) menawarkan kupon obligasi IV 2017 sebesar 9,6 persen per tahun.

Seperti yang dikutip dari PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) pada Jumat, 23 Juni 2017, emisi yang ditawarkan mencapai Rp 610 miliar dengan tenor 5 tahun. Adapun penjamin pelaksana emisi obligasi yakni PT Danareksa Sekuritas.

Pada April 2017, surat utang yang sudah diterbitkan oleh Bank Lampung mencapai Rp 499,62 miliar. Masa penawaran umum obligasi Bank Lampung dilakukan pada 3 Juli-4 Juli 2017.

Berdasarkan laporan publikasi bulanan yang diterbitkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), penyaluran kredit hingga April 2017 mencapai Rp 3,79 triliun, naik tipis 1,6 persen dari posisi Rp 3,73 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Sementara itu, laba komprehensif tahun berjalan Bank Lampung mengalami penyusutan dari posisi Rp 58,99 miliar pada April 2016 menjadi Rp 57,06 miliar pada April 2017.

BISNIS.COM






bank bjb Tawarkan SBR012 Dalam Dua Tenor

4 hari lalu

bank bjb Tawarkan SBR012 Dalam Dua Tenor

Penerbitan SBN Ritel ini memberikan masyarakat kesempatan yang sama untuk ikut serta membiayai APBN


Nilai Tukar Rupiah Hari Ini Melemah, Sentimen Eksportir RI Tempatkan Valas di Luar Negeri

26 hari lalu

Nilai Tukar Rupiah Hari Ini Melemah, Sentimen Eksportir RI Tempatkan Valas di Luar Negeri

Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Jumat siang melemah dipicu oleh kelangkaan dolar di dalam negeri.


Prediksi Rupiah 2023 Rp 15.200, Bank Mandiri: Faktor Ketidakpastian Masih Tinggi

43 hari lalu

Prediksi Rupiah 2023 Rp 15.200, Bank Mandiri: Faktor Ketidakpastian Masih Tinggi

Bank Mandiri memproyeksikan nilai tukar rupiah akan berkisar pada Rp15.000 sampai Rp15.200 per dolar Amerika Serikat pada 2023.


Rupiah Melemah ke 15.607 per Dolar AS, Semata-mata karena Pasar Global Belum Kondusif?

43 hari lalu

Rupiah Melemah ke 15.607 per Dolar AS, Semata-mata karena Pasar Global Belum Kondusif?

Kurs rupiah melemah 10 poin atau 0,06 persen ke level 15.607 per dolar AS pada pembukaan perdagangan pada hari ini, Selasa, 20 Desember 2022.


BI: Rp 830 Miliar Modal Asing Keluar dari Pasar Keuangan RI dalam Sepekan

46 hari lalu

BI: Rp 830 Miliar Modal Asing Keluar dari Pasar Keuangan RI dalam Sepekan

BI mengumumkan modal asing keluar bersih dari pasar keuangan di Tanah Air sebesar Rp 830 miliar selama sepekan terakhir.


Akselerasi Transformasi Digital, BNI Perkuat Sinergi dengan BPD

51 hari lalu

Akselerasi Transformasi Digital, BNI Perkuat Sinergi dengan BPD

BNI telah bekerja sama dengan beberapa BPD dalam hal perluasan jaringan.


Ekonom Sebut Risiko Bank Indonesia Cetak Uang Terus karena Burden Sharing Permanen

54 hari lalu

Ekonom Sebut Risiko Bank Indonesia Cetak Uang Terus karena Burden Sharing Permanen

Bhima Yudhistira berpendapat skema burden sharing tersebut yakni BI dapat melakukan pembelian SBN di pasar perdana sebaiknya dicabut dari RUU PPSK.


Aliran Modal Asing Rp 7,3 T Masuk Pasar Surat Utang Negara Indonesia

55 hari lalu

Aliran Modal Asing Rp 7,3 T Masuk Pasar Surat Utang Negara Indonesia

Investor asing mencatatkan inflow tertinggi ke pasar obligasi Indonesia dalam setahun terakhir.


Ghana Akan Bereskan Utang Dalam Negeri untuk Mengakhiri Krisis Ekonomi

57 hari lalu

Ghana Akan Bereskan Utang Dalam Negeri untuk Mengakhiri Krisis Ekonomi

Ghana akan meluncurkan swap domestic debt untuk membantu memulihkan stabilitas ekonomi makro, mengakhiri utang dan krisis ekonomi terburuk di Ghana


Mandiri Gelar BPD Gathering 2022 untuk Perkuat Kolaborasi

28 November 2022

Mandiri Gelar BPD Gathering 2022 untuk Perkuat Kolaborasi

Bank Mandiri akan selalu mendampingi dan menjadi sahabat BPD untuk bertukar pikiran, ilmu, maupun solusi sehinga dapat tumbuh bersama.