Bandara Soekarno-Hatta Kini Punya Pusat Informasi Pariwisata  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Skytrain Bandara Soekarno Hatta akan Beroperasi Bulan Juli. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

    Skytrain Bandara Soekarno Hatta akan Beroperasi Bulan Juli. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

    TEMPO.COTangerang - PT Angkasa Pura II (Persero), Kementerian Pariwisata, dan Kementerian Perhubungan meluncurkan layanan digital pusat layanan informasi pariwisata atau Tourist Information Center (TIC) di Terminal 3 Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta.

    Baca: AP II Luncurkan Aplikasi Digital untuk Perkuat Sistem Bandara

    Layanan TIC yang sudah beroperasi pada 19 Juni lalu itu dihadirkan untuk membantu promosi pariwisata di Indonesia. "Sehingga target kunjungan wisatawan tahun ini dapat tercapai," ujar Direktur Utama PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin dalam keterangan tertulisnya, Kamis, 22 Juni 2017.

    Nantinya, kata Awaluddin, Terminal 3 akan melayani semua penerbangan internasional, sehingga keberadaan TIC di terminal tersebut berperan penting mempromosikan destinasi wisata di berbagai daerah. "Selain tentunya dapat memberikan kesan yang bagus kepada para wisman sesaat ketika mereka tiba di Indonesia.”

    Adapun konten dalam TIC adalah berbagai destinasi pariwisata di Indonesia yang disiapkan oleh Kementerian Pariwisata, terutama terkait dengan branding Wonderful Indonesia dan Pesona Indonesia.

    Keberadaan TIC juga semakin memperkaya konten digital di Terminal 3. Ini sejalan dengan komitmen AP II menjadikan Bandara Internasional Soekarno-Hatta sebagai digital airport guna mewujudkan visi perusahaan sebagai the best smart connected airport operator in the region

    Awaluddin berharap dengan semakin banyaknya layanan berbasis digital, standar pelayanan kepada penumpang pesawat, termasuk wisatawan, juga meningkat.

    Menteri Pariwisata Arif Yahya menargetkan TIC di Terminal 3 dapat menjadi semacam tourism supermall. Artinya, setelah wisman mendapat informasi mengenai atraksi wisata, transportasi, akomodasi, dan sebagainya, mereka bisa langsung melakukan reservasi dan pembayaran untuk pengalaman wisata yang lebih baik.

    AP II dan Kementerian Pariwisata telah berkomitmen saling mendukung untuk mengembangkan pariwisata. Di antaranya dengan meningkatkan konektivitas penerbangan internasional di semua bandara yang dikelola AP II.

    Baca: Sistem Digital akan Perbaiki Peringkat Bandara Soekarno Hatta

    Selain itu, bandara-bandara AP II akan mempromosikan destinasi wisata yang ada di daerah bandara tersebut beroperasi. Sebagai bagian dari promosi bersama, AP II juga mencantumkan logo Wonderful Indonesia serta menampilkan video dan foto milik Kementerian Pariwisata di semua bandara yang dikelola perusahaan, di samping berpartisipasi dalam event internasional atau kegiatan lain guna memperkenalkan pariwisata di Indonesia.

    JONIANSYAH HARDJONO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Polemik Aturan Ketenagakerjaan Dalam RUU Cipta Kerja

    Perubahan aturan ketenagakerjaan menurut pemerintah harus dilakukan agar mengundang investasi.