IHSG Berpotensi Lanjutkan Tren Menguat Menjelang Libur Lebaran  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas memantau grafik pergerakan penjualan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Dealing Room Divisi Tresuri BNI, Jakarta, 20 Maret 2017. ANTARA

    Petugas memantau grafik pergerakan penjualan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Dealing Room Divisi Tresuri BNI, Jakarta, 20 Maret 2017. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Analis PT Binaartha Sekuritas, Reza Priyambada, mengatakan indeks harga saham gabungan (IHSG) berpotensi melanjutkan tren bullish (menguat) hari ini. IHSG diperkirakan bergerak menuju level resisten di area 5.834 dan 5.850.

    Baca: Tinjau Tol Bocimi, Jokowi: Turunnya Enak, Nanjaknya Nggak Enak

    Reza mengatakan laju IHSG pada akhir sesi perdagangan menjelang libur panjang Lebaran diharapkan masih memiliki tenaga untuk tetap berada di zona hijau. "Meski telah ditinggalkan pelaku pasar yang mudik, sentimen yang ada, terutama dari masih menguatnya laju dolar Amerika, juga diharapkan tidak menghalangi posisi IHSG untuk bertahan di area positif," ujarnya seperti dilansir keterangan tertulis, Kamis, 22 Juni 2017.

    IHSG kemarin ditutup menguat 0,46 persen di level 5.818,552. IHSG berhasil kembali bertahan di zona hijau setelah penguatannya tertahan. Reza menuturkan penguatan indeks dipicu masih adanya aksi beli menjelang libur panjang Lebaran. IHSG juga mampu menguat di tengah kondisi pasar yang kembali fluktuatif karena penguatan lanjutan dolar Amerika Serikat.

    Aksi beli kembali terjadi dengan memanfaatkan pelemahan sejumlah saham pada hari sebelumnya. Masuknya beberapa bank ke top gainer memberikan dorongan pada IHSG untuk tetap berada di teritori positif. "IHSG bahkan kembali menyentuh area psikologis 5.800-an," katanya.

    Baca: Keuangannya Defisit, Dirut BPJS: Iuran Tak Sesuai Hitungan

    Reza menambahkan, perdagangan kemarin minim sentimen positif, baik dari dalam maupun luar. Namun tampaknya pelaku pasar ingin memanfaatkan momentum yang ada sebelum ditinggal liburan oleh pelaku pasar.

    VINDRY FLORENTIN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.