IHSG di Sesi Pembukaan Melemah Tertekan Aksi Ambil Untung  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Gubernur DKI Jakarta Terpilih, Sandiaga Uno, resmi membuka perdagangan saham hari ini dan meluncurkan program OK OCE (One Kecamatan One Center for Entrepreneurship) Stock Center yang telah diresmikan pada April 2017 lalu di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, 2 Juni 2017. Dalam pembukaan, Sandi berharap IHSG bisa terus naik sehingga bisa mencapai 6.100. Tempo/Tony Hartawan

    Wakil Gubernur DKI Jakarta Terpilih, Sandiaga Uno, resmi membuka perdagangan saham hari ini dan meluncurkan program OK OCE (One Kecamatan One Center for Entrepreneurship) Stock Center yang telah diresmikan pada April 2017 lalu di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, 2 Juni 2017. Dalam pembukaan, Sandi berharap IHSG bisa terus naik sehingga bisa mencapai 6.100. Tempo/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Indeks harga saham gabungan (IHSG) bergerak melemah pada awal perdagangan hari ini, Rabu, 21 Juni 2017. IHSG hari ini dibuka melemah 0,34 persen atau 19,82 poin di level 5.772,09 dan masih melemah 0,15 persen atau 8,61 poin ke level 5.783,30 pada pukul 09.16.

    Adapun pada perdagangan Selasa, 20 Juni, IHSG ditutup menguat 0,87 persen atau 49,99 poin di level 5.791,90.

    Sebanyak 64 saham bergerak menguat, 89 saham bergerak melemah, dan 398 saham stagnan dari 551 saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pagi ini.

    Baca: Pergerakan IHSG Rentan Melemah Hari Ini

    Tujuh dari sembilan indeks sektoral IHSG bergerak negatif, didorong sektor industri dasar dengan pelemahan 0,53 persen, diikuti sektor tambang yang turun 0,44 persen. Adapun dua sektor lain menguat, yaitu sektor pertanian (+0,63 persen) dan aneka industri (+0,27 persen).

    Tim Riset Oso Securities memprediksi pergerakan IHSG akan bergerak mixed dengan kecenderungan melemah seiring dengan aksi ambil untung (profit taking).

    Sedangkan secara teknikal, stochastic oscillator bullish, RSI kuat, dan histogram MACD positif.

    "Kami perkirakan IHSG akan bergerak di kisaran 5,725-5,838," ujar tim Oso Securities dalam riset yang diterima Bisnis.com, Rabu, 21 Juni 2017.

    Baca: Isi Uang Elektronik Bakal Dikenakan Tarif

    Sejalan dengan IHSG, indeks Bisnis27 melemah 0,26 persen atau 1,34 poin ke 517,26 pada pukul 09.17, setelah dibuka dengan pelemahan 0,57 persen atau 2,96 poin di posisi 515,63.

    BISNIS.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Portofolio Saham Asabri Melorot 2013-2017

    PT Asabri mengalami kerugian akibat gegabah mengelola investasi. Badan Pemeriksa Keuangan dan Ombudsman Republik Indonesia curiga ada penyelewengan.