Tunggu Komentar Pejabat Fed, Indeks Dolar Amerika Menguat

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • REUTERS/Cheryl Ravelo

    REUTERS/Cheryl Ravelo

    TEMPO.CO, Jakarta - Dolar Amerika serikat bergerak menguat pada perdagangan Senin, 19 Juni 2017, di saat investor menunggu komentar dari pejabat tinggi Federal Reserve.

    Indeks dolar AS yang melacak kekuatan dolar AS terhadap mata uang utama lainnya terpantau menguat 0,04 persen atau 0,043 poin ke level 97,207 pada pukul 07.50 WIB.

    BACA JUGA :Transaksi Traveloka tumbuh 3 Kali Lipat Jelang Lebarang
    Mudik, Ini Tempat Wisata Instagramable di Pantura

    Sebelumnya, indeks dolar dibuka dengan pelemahan tipis 0,04 persen atau 0,043 poin ke 97,121. Indeks dolar menguat ke level tertinggi dalam dua pekan di level 97, 560 pada akhir pekan setelah the Fed menaikkan suku bunga acuan dan membuka kemungkinan untuk kenaikan lain di tahun 2017. Namun, penguatan tersebut tertahan oleh melemahnya data perumahan dan sentimen konsumen yang lebih rendah dari perkiraan.

    Seperti dilansir Reuters, pasar menunggu komentar Presiden The Fed wilayah New York, William Dudley, mengenai kemungkinan dukungan terhadap greenback. Dudley akan ambil bagian dalam sebuah perundingan dengan pemimpin bisnis lokal di Plattsburgh, New York.

    "Di tengah data ekonomi AS yang lemah pada hari Jumat, Dudley dapat memberikan wawasan mengenai apakah the Fed masih siap untuk melanjutkan normalisasi kebijakan moneter," kata Masafumi Yamamoto, kepala strategi valas di Mizuho Securities, seperti dikutip Reuters.

    "Pandangan saya adalah Dudley tidak akan terdengar terlalu dovish, dan dengan demikian akan membiarkan kenaikan bertahap dolar berlanjut," katanya.

    Dudley dapat membantu menjelaskan mengapa the Fed tampaknya mengabaikan serangkaian data inflasi yang melandai di saat memutuskan kenaikan suku bunga acuan pekan lalu.
    BISNIS.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pro Kontra Kemendikbud Menerapkan Zonasi Sekolah pada PPDB 2019

    Zonasi sekolah di PPDB yang diterapkan Kemendikbud memicu pro dan kontra. Banyak orang tua menganggap sistem ini tak adil dan merugikan calon siswa