Tiket Mudik Pesawat Garuda Tinggi, Gubernur Sumatera Barat Protes  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Garuda Indonesia. AP/Dita Alangkara

    Ilustrasi Garuda Indonesia. AP/Dita Alangkara

    TEMPO.CO, Padang – Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno menyurati Direktur Utama PT Garuda Indonesia karena tingginya harga pesawat Jakarta-Padang saat musim Lebaran. Tingginya tarif tiket tersebut menyebabkan terjadinya inflasi.

    ”Sudah dua kali saya surati, tapi jawabannya normatif saja,” ujar Irwan setelah memimpin upacara apel operasi Ramadan 2017 di RTH Imam Bonjol Padang, Senin, 19 Juni 2017.

    Irwan menilai tarif tiket yang diterapkan PT Garuda Indonesia untuk rute Padang-Jakarta dan sebaliknya terlalu tinggi sehingga, selain berdampak inflasi, memberatkan perantau yang ingin pulang kampung.

    Ia membandingkan dengan tarif Jakarta-Riau, yang lebih murah daripada Jakarta-Padang. Padahal jarak tempuhnya hampir sama.

    ”Jarak tempuh sama dengan rute daerah lain, tapi kok harga kami lebih mahal,” ujarnya.

    Menurut Irwan, Garuda Indonesia dalam surat balasannya menyatakan tarif yang diterapkannya itu sesuai dengan peraturan Menteri Perhubungan, yakni menggunakan tarif batas bawah dan batas atas.

    Namun, Irwan mengatakan, pihaknya tidak meminta Garuda Indonesia melanggar peraturan. Tapi, kata dia, jangan selalu menggunakan batas atas untuk tarif Jakarta-Padang dan sebaliknya.

    Berdasarkan data PT Garuda Indonesia Kantor Cabang Padang, tarif resmi kelas ekonomi rute Jakarta-Padang pada Ramadan 2017 mulai Rp 866.500 hingga Rp 2.011.600.

    Tarif rute Padang-Jakarta mulai Rp 776.500 hingga Rp 1.921.500. Adapun tarif kelas bisnis dengan rute Jakarta-Padang mulai Rp 2.483.700 hingga Rp 3.896.100, sedangkan rute Padang-Jakarta Rp 2.573.700-3.986.100

    Sebelumnya, General Manager Garuda Indonesia Cabang Padang Sonny Syahlan mengatakan maskapai pelat merah itu menambah 17.784 kursi untuk rute penerbangan Jakarta-Padang dan sebaliknya.

    Penambahan ini bertujuan mengantisipasi lonjakan jumlah penumpang pada musim Lebaran.

    ”Sebanyak 17.784 kursi tambahan terbagi atas 12.240 kursi melalui extra-flight dan 5.544 kursi dari pengoperasian pesawat lebih besar (bigger aircraft),” ujarnya, Kamis pekan lalu.

    ANDRI EL FARUQI



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tito Karnavian Anggap OTT Kepala Daerah Bukan Prestasi Hebat

    Tito Karnavian berkata bahwa tak sulit meringkus kepala daerah melalui OTT yang dilakukan Komisi Pemerantasan Korupsi. Wakil Ketua KPK bereaksi.