Minggu, 25 Februari 2018

Peningkatan Jumlah Pemudik Mulai Terlihat di Tol Cipali

Oleh :

Tempo.co

Senin, 19 Juni 2017 17:27 WIB
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Peningkatan Jumlah Pemudik Mulai Terlihat di Tol Cipali

    Kendaraan pemudik mengantre di gerbang tol Cipali, Palimanan Cirebon, Jawa Barat, 9 Juli 2016. Mendekati berakhirnya musim libur Lebaran para pemudik mulai memadati arus balik yang diprediksi pada H+3 dan H+4 Lebaran. ANTARA FOTO/Dedhez Anggara

    TEMPO.COCIREBON – Volume kendaraan mudik meningkat di tol Cipali. Puncaknya diprediksi saat dimulainya cuti bersama mendatang. Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, antrian kendaraan terlihat di gerbang tol Palimanan utama.

    Antrian berkisar 5 hingga 10 kendaraan dari gerbang tol. Dalam kondisi normal, antrian kendaraan berkisar 2 hingga 3 mobil. Panit PJR Tol Cipali Polda Jawa Barat, Ipda Dasep Rahwan, membenarkan adanya kenaikan jumlah kendaraan yang melewati tol Cipali.

    “Dibandingkan hari-hari biasa, memang ada kenaikan,” kata Dasep, Senin, 19 Juni 2017. Kenaikannya sekitar 5 persen dari kondisi normal.

    Simak:  Dishub Awasi 11 Jalur Mudik Alternatif Yogya-Jateng

    Selanjutnya diprediksi mulai hari ini kenaikan kendaraan akan terus terjadi seiring dengan sudah dimulainya libur panjang anak sekolah. Namun untuk kepadatan atau puncak menurut Dasep diprediksi akan terjadi pada 23 Juni mendatang atau seiring dengan dimulainya cuti bersama. 

    Sementara itu dari Kabupaten Indramayu dilaporkan sejumlah titik di pantura Indramayu rawan tindak kriminalitas. Titik-titik yang rawan tindak kriminalitas tersebut diantaranya di Lohbener, Losarang dan Krangkeng. Untuk Lohbener dan Losarang merupakan jalur utama pantura penghubung Jakarta-Cirebon. Sedangkan Krangkeng merupakan jalur alternatif pantura penghubung Indramayu-Cirebon. Upaya antisipasi dilakukan jajaran Polres Indramayu.

    Simak: Mudik 2017, AirNav Gandeng TNI AU Buka Penerbangan Jalur Selatan

    “Kami sudah membentuk tim khusus bersenjata lengkap yang berpatroli, terutama di jam-jam rawan kriminalitas,” kata Kapolres Indramayu, Ajun Komisaris Besar Arif Fajarudin, Senin, 19 Juni 2017, usai Apel Gelar Pasukan Operasi Ramadniya. Juga ada sniper yang turut diterjunkan di titik rawan kriminalitas tersebut. Ada sekitar 5 regu sniper, baik dari Polres Indramayu maupun Brimob yang disiagakan di titik-titik rawan kriminalitas tersebut. 

    Secara keseluruhan, ada sekitar 1.800 personil yang diterjunkan untuk mengamankan arus mudik dan balik lebaran Idul Fitri 2017 di wilayah hukum Polres Indramayu. Dari jumlah tersebut personil Indramayu ada 8.700 personil.

    IVANSYAH


     

     

    Selengkapnya
    Grafis

    Ucapan Pedas Duterte, Memaki Barack Obama dan Dukung Perkosaan

    Presiden Filipina Rodrigo Duterte sering melontarkan ucapan kontroversial yang pedas, seperti memaki Barack Obama dan mengancam pemberontak wanita.