Minggu, 25 Februari 2018

Mudik, Kemenkominfo dan Operator Siapkan BTS Mobile

Oleh :

Tempo.co

Senin, 19 Juni 2017 15:46 WIB
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mudik, Kemenkominfo dan Operator Siapkan BTS Mobile

    Mobile Base Transceiver Station (BTS). TEMPO/Ishomuddin

    TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Komunikasi dan Informatika bekerja sama dengan operator telekomunikasi untuk membantu arus mudik Lebaran. Menteri Kominfo Rudiantara mengatakan operator seluler akan menyiapkan mobile Base Transceiver Station (BTS). 

    "Dari operator gabungan itu ada sekitar 300 sudah di lapangan," kata Rudiantara di Kompek Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin, 19 Juni 2017. Kehadiran mobile BTS, menurut dia, tidak lepas dari pengalaman arus mudik tahun lalu. Saat itu di tengah kemacetan penggunaan komunikasi menjadi padat. 

    Baca: Rudiantara Bikin Aplikasi untuk Pemudik Lebaran 2017 

    Rudiantara mengatakan jumlah mobile BTS tahun ini terbilang lebih banyak dibandingkan tahun lalu. Ia menyebut tahun lalu penyebaran mobile BTS yang mayoritas ada di Pulau Jawa sebanyak 200 unit. "Dipasangnya di titik-titik yang tidak ada coverage dan di simpang-simpang," ucapnya. 

    Selain itu, pemerintah juga sudah meluncurkan aplikasi Ayo Mudik. Rudiantara menyatakan aplikasi berbasis Google Map tersebut bertujuan membantu kenyamanan para pemudik. Penggunanya, ucap dia, bisa mendapatkan informasi seputar jarak dan waktu tempuh menuju lokasi, serta pos-pos mudik terdekat. "Apakah itu pom bensin, pos kesehatan atau masjid," kata dia.

    Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan memprediksi puncak arus mudik jalur darat akan terjadi pada H-3 Lebaran. Menteri Perhubungan Budi Karya berharap dengan dimajukannya cuti bersama bagi pegawai negeri sipil, arus mudik tahun ini akan terpecah konsentrasinya. 

    ADITYA BUDIMAN 


     

     

    Selengkapnya
    Grafis

    Ucapan Pedas Duterte, Memaki Barack Obama dan Dukung Perkosaan

    Presiden Filipina Rodrigo Duterte sering melontarkan ucapan kontroversial yang pedas, seperti memaki Barack Obama dan mengancam pemberontak wanita.