Presiden Jokowi Sebar Ribuan Sertifikat Tanah di Banyumas

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Jokowi menyalami warga saat membagikan paket Ramadhan berupa sembako kepada warga di Jalan Rawa Bebek, Penjaringan, Jakarta, 13 Juni 2017. Sejumlah 200 ribu paket dibagikan secara gratis kepada masyarakat pra sejahtera. TEMPO/Subekti.

    Presiden Jokowi menyalami warga saat membagikan paket Ramadhan berupa sembako kepada warga di Jalan Rawa Bebek, Penjaringan, Jakarta, 13 Juni 2017. Sejumlah 200 ribu paket dibagikan secara gratis kepada masyarakat pra sejahtera. TEMPO/Subekti.

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo menyebar ribuan sertifikat tanah dalam kunjungan kerja ke Jawa Tengah. Pembagian sertifikat tersebut bagian dari program strategis nasional dan reforma agraria pemerintah.

    Saat mengunjungi Kabupaten Banyumas, presiden membagikan 2.187 sertifikat hak atas tanah kepada warga. Di hadapan ribuan warga yang berada di alun-alun Purwokerto, Presiden Jokowi menyatakan pembagian sertifikat dipercepat untuk mencegah terjadinya sengketa. "Kalau sudah pegang orang mau klaim, tidak bisa," ucap Jokowi dalam siaran pers yang diterima Tempo, Jumat, 16 Juni 2017. 

    Simak:  Bagi Sertifikat Tanah, Jokowi: Boleh 'Disekolahkan'

    Kepada pemilik sertifikat Jokowi berpesan agar memanfaatkan sertifikat dengan sebaik-baiknya. Bila ingin digadaikan untuk mendapatkan pinjaman bank, warga diminta melakukan perhitungan yang matang. "Kalau ambil (pinjaman) dipakai untuk modal kerja dan investasi, bukan beli barang mewah," ucap kepala negara. 

    Kemarin saat berada di Cilacap, Jokowi menyerahkan 2.550 sertifikat hak atas tanah di empat wilayah. Keempat daerah itu ialah Kabupaten Cilacap, Kabupaten Banjarnegara, Kabupaten Purbalingga, dan Kabupaten Wonosobo. 

    Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menuturkan ada 126 juta bidang tanah di seluruh Indonesia yang mestinya memiliki sertifikat. Tapi dari jumlah tersebut hanya 46 juta yang sudah memiliki bukti pengakuan.

    Tahun ini, lanjutnya, pemerintah mematok target penerbitan sertifikat sebanyak 5 juta. Setiap tahunnya target akan ditambah. Jokowi mengatakan pada 2018 target penerbitan sertifikat mencapai 7 juta dan di 2019 sebesar 9 juta sertifikat. 

    ADITYA BUDIMAN 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.