Menjelang Lebaran, Banyuwangi Rapikan Bandara Blimbingsari

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas Kepolisian dalam pengamanan arus mudik 2016 di bandara Soekarno-Hatta

    Petugas Kepolisian dalam pengamanan arus mudik 2016 di bandara Soekarno-Hatta

    TEMPO.CO, Banyuwangi – Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Annas menganggarkan biaya sebesar Rp 1,5 miliar untuk pemeliharaan Bandara Blimbingsari. Pemeliharan ini dilakukan untuk merapikan bandara sebelum Hari Raya Idul Fitri 2017.

    “Kami sudah siapkan Rp 1,5 miliar. Jadi kami harapkan minggu ini akan selesai dipilih siapa pemenang lelangnya,” kata Annas saat memberi sambutan dalam peresmian penerbangan langsung maskapai NAM Air rute Jakarta-Banyuwangi di Bandara Blimbingsari, Banyuwangi, Jumat, 16 Juni 2017.

    Simak:  Lanud Wiriadinata Dimanfaatkan Jadi Bandara Tasikmalaya

    Annas mengatakan kelemahan pemerintah daerah selama ini dalam pembangunan adalah selalu mengabaikan pemeliharaan. Bandara Blimbingsari misalnya, sejak dibangun pada 2010, hingga kini masih belum pernah ada pemeliharaan. “Makanya masih banyak jejak sepatu karena belum ada yang memelihara,” kata dia.

    Annas mengatakan anggaran yang akan dikeluarkan untuk biaya pemeliharaan adalah Rp 100 juta per bulan. “Mudah-mudahan nanti tidak ada jejak sepatu lagi,” katanya.

    Hari ini NAM Air resmi membuka penerbangan langsung rute pulang pergi Jakarta-Banyuwangi. Adanya penerbangan langsung ini membuat peluang Bandara Blimbingsari dikunjungi penumpang semakin tinggi.

    MAYA AYU PUSPITASARI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Curah Hujan Ekstrem dan Sungai Meluap, Jakarta Banjir Lagi

    Menurut BPBD DKI Jakarta, curah hujan ekstrem kembali membuat Jakarta banjir pada 23 Februari 2020.