BPS: Upah Buruh di Mei 2017 Naik, Tapi Secara Riil Turun

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO/Wisnu Agung Prasetyo

    TEMPO/Wisnu Agung Prasetyo

    TEMPO.CO, Jakarta -Badan Pusat Statistik mencatat kenaikan upah nominal harian buruh tani nasional pada Mei 2017 sebesar Rp 49.782 per hari, 0,29 persen lebih besar dari bulan April 2017.

    Baca: April, Upah Riil Buruh Tani Rp 37.549 per Hari

    "Namun, secara perhitungan, upah riil-nya tercatat menurun sebesar 0,45 persen menjadi hanya Rp 37.380," ujar Deputi Bidang Statistik Sosial BPS M Sairi Hasbullah di Kantor Pusat BPS, Jakarta Pusat, Kamis, 15 Juni 2017.

    Setali tiga uang, upah nominal buruh bangunan (tukang) pada Mei 2017 juga mengalami kenaikan 0,26 persen dibanding april 2017, yaitu dari Rp 83.740 menjadi Rp 83.950 per hari.  Namun nilai upah riil yang diterima tukang diperhitungkan menurun sebesar 0,13 persen.

    Adapun Upah riil itu diperhitungkan dengan membagi nilai upah nominal dengan indeks konsumsi rumah tangga pedesaan untuk buruh tani, atau indeks harga konsumen perkotaan untuk buruh bangunan.

    Sairi menjelaskan perubahan upah riil itu menggambarkan perubahan daya beli dari pendapatan yang diterima buruh tani maupun buruh informal perkotaan. "Semakin tinggi nilai upah riil maka semakin tinggi daya beli upah buruh," dia menjelaskan.

    Sairi menambahkan dengan kondisi upah riil yang menurun seperti ini pengaruhnya adalah kepada percepatan pengentasan kemiskinan yang selalu diupayakan pemerintah. "Kalau upah buruh tidak meningkat secara signifikan, akan sulit untuk menurunkan kemiskinan di Indonesia," ujarnya.

    Apalagi kata Sairi, dengan adanya kenaikan harga komoditas atau kebutuhan dasar seperti listrik dan bahan bakar nilai garis kemiskinan akan meningkat. Adapun kriteria orang miskin adalah masyarakat yang berada di bawah garis kemiskinan. "Akan sulit dilampaui ketika garis kemiskinan naik, sementara upah buruh tidak naik."

    Angka kemiskinan Indonesia, kata Sairi, berada pada nilai 10,7 persen pada September 2016. Sementara target pemerintah  adalah menekan angka kemiskinan itu pada nilai 10 persen.

    Direktur Statistik Harga BPS Yunita Rusanti mengatakan buruh tani dan buruh bangunan termasuk kepada kategori buruh yang tidak tetap sehingga upahnya pun cenderung kecil berbeda dengan buruh pabrik yang telah ada aturan upah minimumnya.

    Baca: BPS: Upah Buruh Tani Naik Jadi Rp 49.473,00 Per Hari

    "Kalau mau meningkatkan upah buruh tani maupun buruh bangunan ini ya harus dibuat juga aturannya, kalau tidak ya susah," kata Yunita.

    CAESAR AKBAR|SETIAWAN ADIWIJAYA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona Menyebabkan Wabah Mirip SARS di Kota Wuhan, Cina

    Kantor WHO cabang Cina menerima laporan tentang wabah mirip SARS yang menjangkiti Kota Wuhan di Cina. Wabah itu disebabkan virus korona jenis baru.