BRIlink Layani Pembayaran Zakat Semudah Transfer Uang

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga mengikuti mudik bersama menggunakan moda transportasi bus yang digelar oleh PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) di Gelora Bung Karno, Jakarta, 29 Juni 2016. Tempo/Tony Hartawan

    Warga mengikuti mudik bersama menggunakan moda transportasi bus yang digelar oleh PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) di Gelora Bung Karno, Jakarta, 29 Juni 2016. Tempo/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. berpartisipasi dalam kegiatan pembayaran zakat melalui agen Laku Pandai perbankan yang digagas oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).

    Sekretaris Korporasi Bank Rakyat Indonesia Hari Siaga Amijarso mengatakan, program pembayaran zakat melalui agen Laku Pandai perbankan cukup menarik untuk mendorong inklusi keuangan karena mampu menangkap kebutuhan masyarakat yang akan membayar zakat menjelang Hari Raya Idulfitri 1438 Hijriyah.

    Mengutip data yang dilansir oleh OJK, terdapat kenaikan indeks inklusi keuangan di Indonesia selama periode 2013 hingga 2016.  Pada 2016, indeks inklusi keuangan di Indonesia tercatat sebesar 67,82 persen, atau naik apabila dibandingkan dengan indeks inklusi keuangan tahun 2013 sebesar 59,74 persen. Pemerintah sendiri menargetkan indeks inklusi keuangan di Indonesia pada tahun 2019 sebesar 75 persen.

    “Untuk mencapai target tersebut, diperlukan terobosan-terobosan baru, baik dari regulator maupun pelaku jasa keuangan,” ujarnya dalam keterangan resmi pada Rabu, 14 Juni 2017.

    Dia mengatakan untuk membayar zakat lewat agen BRIlink, masyarakat bisa melakukannya dengan mudah seperti melakukan transfer uang. Zakat yang dibayarkan pun langsung masuk ke rekening BAZNAS yang selanjutnya disalurkan kepada para Mustahik.

    Sampai akhir April 2017, Bank dengan kode emiten BBRI itu telah memiliki agen BRILink sebanyak 100.000 orang yang tersebar di seluruh pelosok negeri.

    Jumlah agen tersebut mampu mencetak jumlah transaksi sebanyak 220 juta transaksi dengan volume transaksi lebih dari Rp78 Triliun. Pada akhir 2017, Bank BRI menargetkan memiliki 200.000 agen BRILink.

    Hari mengatakan, perseroan serius mengembangkan bisnis keagenan itu. Pasalnya, selain menghasilkan pendapatan komisi, perseroan juga bisa menghimpun dana murah yang mendukung kinerja perseroan.

    Beberapa inovasi di antaranya, pada awal tahun Bank BRI telah meluncurkan BRILink Mobile dan Web. Dengan menggunakan BRILink Mobile dan Web, agen bisa mengakses layanan BRILink dari handphone dan gadget, tidak terbatas pada mesin EDC sehingga bisa lebih fleksibel dalam melayani nasabah.

    Strategi lain dalam mengembangkan agen BRILink yaitu mengakusisi agen korporasi atau kerjasama yang memiliki jaringan outlet luas serta melibatkan e-commerce dan fintech untuk pemanfaatan produk dan jasa agen BRILink ke depannya. Dengan strategi yang ada, kami optimis mampu memberikan value tidak hanya bagi nasabah BRI, namun juga bagi agen BRILink.

    BISNIS.COM


  • BRI
  •  

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Portofolio Saham Asabri Melorot 2013-2017

    PT Asabri mengalami kerugian akibat gegabah mengelola investasi. Badan Pemeriksa Keuangan dan Ombudsman Republik Indonesia curiga ada penyelewengan.