Mudik Lebaran 2017, Pengguna E-Toll Dapat Diskon 20 Persen  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang petugas melayani pengendara di pintu tol dalam kota Jakarta (5/1). PT Jasa Marga rencananya akan mengeluarkan kartu tol elektronik e-TollCard sebagai alat pembayaran. Foto: TEMPO/Panca Syurkani

    Seorang petugas melayani pengendara di pintu tol dalam kota Jakarta (5/1). PT Jasa Marga rencananya akan mengeluarkan kartu tol elektronik e-TollCard sebagai alat pembayaran. Foto: TEMPO/Panca Syurkani

    TEMPO.COJakarta - Juru bicara PT Jasa Marga, Dwimawan Heru, mengatakan akan memberlakukan diskon tarif tol sebesar 20 persen untuk pengguna uang elektronik pada mudik Lebaran 2017. Diskon ini untuk tarif tol yang dioperasikan Jasa Marga. “Program ini akan berlaku saat H-3 sampai dua hari pasca-Lebaran,” kata Dwimawan di Plaza Tol Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Timur, Senin, 12 Juni 2017.

    Jasa Marga juga akan meningkatkan pelayanan transaksi. Salah satunya dengan penambahan kapasitas gerbang tol. 

    Gerbang Jalan Tol Cikarang Utama semula dari 13 gardu masuk dan 24 keluar ditambah menjadi 20 gardu masuk dan 30 keluar. Jasa Marga juga akan memfungsikan gardu reversible di Gerbang Jalan Tol Cileunyi dan Manyaran. “Jika ada antrean panjang, transaksi jemput kendaraan akan diberlakukan,” katanya.

    Baca: Pantau Arus Mudik Lebaran 2017, Jasa Marga Pasang Alat Canggih

    Untuk pengendalian beban lalu lintas di ruas jalan tol, Jasa Marga akan menempatkan alat ukur kepadatan atau remote traffic microwave sensor (RTMS) di beberapa lokasi. Rekayasa lalu lintas dengan kepolisian juga akan dilakukan jika terjadi kemacetan. “Buka tutup jalan dilakukan pada titik arah Rorotan menuju Cikampek,” ujarnya.

    Direktur Operasi II PT Jasa Marga Subakti Syukur mengatakan untuk layanan mudik Lebaran 2017, Jasa Marga menyiapkan 218 kilometer jalan tol fungsional Jakarta. Enam ruas jalan tol sepanjang 176 kilometer yang diberlakukan secara fungsional merupakan bagian dari jalur Trans-Jawa. Satu ruas jalan tol lain merupakan jalur Trans-Sumatera, yaitu jalan tol Medan Kualanamu-Tebing Tinggi. “Pengguna jalan tol yang menggunakan akses jalan tol fungsional tidak dikenakan tarif,” katanya.

    Menurut Subakti, jalan tol yang diberlakukan fungsional pada arus balik Lebaran tahun ini adalah ruas jalan tol Semarang-Batang, Bawen-Salatiga, Solo-Ngawi, Ngawi-Kertosono 35,7 Segmen Ngawi-Madiun, Caruban-Wilangan: Ngawi, Madiun, Caruban, jalan tol Gempol-Pasuruan, serta Medan Kualanamu-Tebing Tinggi.

    Selain sebagai peningkatan layanan kepada pengguna jalan tol, kata Subakti, penggunaan jalan tol fungsional merupakan alternatif arus balik yang dapat dipilih pengguna jalan tol selain jalan arteri. Jalan tol fungsional dapat dilalui pada pukul 08.00-17.00 WIB atau sesuai dengan pengaturan dari kepolisian, dengan mempertimbangkan faktor keselamatan perjalanan pengguna jalan tol.

    Simak: Jasa Marga: Tol Bawen Salatiga Beroperasi Sebelum Lebaran

    Jasa Marga memprediksi puncak arus mudik akan terjadi pada Jumat, 23 Juni 2017 (H-2) dan arus balik akan terjadi pada Jumat, 30 Juni 2017 (H+4). “Bila Lebaran tahun lalu total volume lalin saat arus mudik yang melintas sekitar 1,49 juta kendaraan, pada Lebaran tahun ini diperkirakan akan mencapai 1,57 juta kendaraan atau naik sebesar 5,32 persen melalui GT Cikarang Utama, GT Cibubur Utama, dan GT Cikupa,” ujar Subakti.

    IRSYAN HASYIM | WAWAN PRIYANTO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.