Ini Pesan Muliaman Hadad untuk Ketua OJK yang Baru  

Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan, Muliaman D. Hadad saat memberi sambutan dalam acara Ngobrol@Tempo di Main Hall Bursa Efek Indonesia, Jakarta, 17 November 2016. Tempo/Ilham Fikri

TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Muliaman Hadad mengatakan terdapat dua isu besar yang menjadi pekerjaan rumah bagi anggota Dewan Komisioner OJK Periode 2017-2022. Kedua isu tersebut terkait dengan program OJK secara internal dan juga eksternal.

Muliaman menyatakan, konsolidasi organisasi harus terus berlanjut. “Ini sudah kami lakukan dalam lima tahun kemarin, bangun budaya baru, kultur baru, kultur melayani, meningkatkan governance. Itu terus saja berlanjut," katanya di Gedung OJK, Jakarta Pusat, Senin, 12 Juni 2017.

Baca: OJK Bakal Atur Transaksi Intra Grup, Ini Targetnya

Sementara dari sisi eksternal, Muliaman menekankan peningkatan pengawasan lembaga jasa keuangan. "Kita ingin industri keuangan berkembang semakin dalam, pasar modal semakin dalam, produk semakin bervariasi, akses ke pasar modal semakin mudah, dan sebagainya."

Selain itu, Muliaman menuturkan bahwa ke depan OJK harus mampu melakukan pengawasan dengan lebih terintegrasi. "Kita sudah kembangkan dalam dua tahun ini dengan pendekatan konglomerasi. Tentu masih banyak hal yang perlu disempurnakan," katanya.

Baca: OJK: Belum Ada Industri Keuangan Terinfeksi WannaCry

Menurut Muliaman, Indonesia belum memiliki undang-undang mengenai perusahaan induk atau holding company. OJK pun menerbitkan ketentuan terkait itu untuk mengisi kekosongan yang ada. "Karena itu, ada penyempurnaan Peraturan OJK terkait konglomerasi," ujarnya.

Penerbitan POJK terkait perusahaan induk konglomerasi keuangan, menurut Muliaman,  merupakan upaya OJK untuk meningkatkan efektivitas pengawasan. "Yang penting harus tumbuh budaya baru dalam business group bahwa mereka terkait satu sama lain," tuturnya.

Selain itu, pemilik harus menyadari bahwa penguatan anak usaha sama pentingnya dengan penguatan induk perusahaan. "Karena diawasi dengan terintegrasi, sebaiknya mereka fokus pada kesehatan keuangan grup secara keseluruhan," ujar Muliaman.

Pekan, Komisi Keuangan DPR mengumumkan enam anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Periode 2017-2022. Jabatan Ketua Dewan Komisioner OJK yang baru diisi oleh Wimboh Santoso, Komisaris PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.

ANGELINA ANJAR SAWITRI






Rilis Layanan Informasi Debitur Idebku, OJK Belajar dari Pandemi Covid-19

28 hari lalu

Rilis Layanan Informasi Debitur Idebku, OJK Belajar dari Pandemi Covid-19

Selama-pandemi, penggunaan teknologi informasi terutama Internet meningkat drastis. Sehingga, OJK merasa harus menyesuaikan diri.


OJK Catat Penghimpunan Premi Asuransi Jiwa Mencapai Rp 14,6 Triliun pada September

32 hari lalu

OJK Catat Penghimpunan Premi Asuransi Jiwa Mencapai Rp 14,6 Triliun pada September

OJK melihat penghimpunan premi sektor asuransi pada September 2022 relatif stabil ketimbang bulan sebelumnya.


OJK Terima 11.802 Aduan hingga Akhir Oktober, Masalah Restrukturisasi Kredit Mendominasi

32 hari lalu

OJK Terima 11.802 Aduan hingga Akhir Oktober, Masalah Restrukturisasi Kredit Mendominasi

OJK mengklaim hingga 28 Oktober 2022, tingkat penyelesaian aduan mencapai 88 persen.


OJK Tunggu Perusahaan Asuransi Gagal Bayar Serahkan Rencana Penyehatan

43 hari lalu

OJK Tunggu Perusahaan Asuransi Gagal Bayar Serahkan Rencana Penyehatan

OJK menyatakan perusahaan asuransi yang bermasalah harus menyampaikan rencana penyehatan keuangan (RPK) perusahaan.


Modal Inti Bank Wajib Rp 3 Triliun pada Desember 2022 atau Jadi BPR

49 hari lalu

Modal Inti Bank Wajib Rp 3 Triliun pada Desember 2022 atau Jadi BPR

Ketentuan modal inti bank ini telah termaktub dalam Peraturan OJK (POJK) 12 Tahun 2020 tentang Konsolidasi Bank Umum.


OJK Sebut Belum Ada Aturan Khusus Bank Digital di Indonesia

50 hari lalu

OJK Sebut Belum Ada Aturan Khusus Bank Digital di Indonesia

Menurut OJK, bank-bank yang disebut bank digital di Indonesia ini tidak bisa dikategorikan sebagai bank digital.


OJK Rilis Chatbot, Bisa Tampung Keluhan Warga soal Pinjol

57 hari lalu

OJK Rilis Chatbot, Bisa Tampung Keluhan Warga soal Pinjol

Menurut Friderica, chatbot tersebut merupakan salah satu upaya OJK untuk membangun digital trust system.


Bos OJK Ungkap Pentingnya Sistem Digital Trust untuk Industri Keuangan

57 hari lalu

Bos OJK Ungkap Pentingnya Sistem Digital Trust untuk Industri Keuangan

Menurut bos OJK, kebutuhan membangun digital trust menjadi sangat fundamental di tengah bertumbuhnya industri keuangan digital.


OJK: Penyaluran Kredit Pembiayaan Melawan Rentenir untuk UMKM Capai Rp 4,4 T

7 Oktober 2022

OJK: Penyaluran Kredit Pembiayaan Melawan Rentenir untuk UMKM Capai Rp 4,4 T

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengaku telah memiliki 450 Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPKAD)


OJK Sebut Literasi Keuangan Penting, Banyak Penipuan Berkedok Investasi

7 Oktober 2022

OJK Sebut Literasi Keuangan Penting, Banyak Penipuan Berkedok Investasi

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menargetkan capaian inklusi keuangan sebesar 90 persen pada akhir 2024.