Soal Bandara Tasikmalaya, Ini Pesan Jokowi ke Menteri Budi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan istri melambaikan tangan sebelum memasuki pesawat kepresidenan di Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta, 20 Mei 2017. Presiden Jokowi akan berkunjung ke Riyadh, Arab Saudi, untuk menghadiri Arab Islamic American Summit. TEMPO/Subekti

    Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan istri melambaikan tangan sebelum memasuki pesawat kepresidenan di Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta, 20 Mei 2017. Presiden Jokowi akan berkunjung ke Riyadh, Arab Saudi, untuk menghadiri Arab Islamic American Summit. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo yang akrab disapa Jokowi memberikan pesan kepada Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi soal Bandara Tasikmalaya. Jokowi meminta pemanfaatan dan pengembangan Pangkalan Udara (Lanud) TNI AU Wiriadinata sebagai bandara Tasikmalaya harus sesuai aturan.

    "Segala persoalan yang terkait dengan aset, agar diselesaikan sesuai aturan perundang-undangan yang ada bersama-sama dengan Kementerian Keuangan," kata Jokowi, dalam sambutan peresmian bandara, yang keterangan persnya diterima Tempo, Sabtu, 10 Juni 2017.

    Baca: Jokowi Kaget Follower-nya di Medsos Banyak dari Kalangan Santri

    Dalam sambutannya, Jokowi juga berpesan kepada Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi agar menambah panjang landasan Bandara Tasikmalaya yang sebelumnya 1.200 meter menjadi 1.600 meter. "Anggarannya ada tidak? Tuh ada, tinggal saya lihat akhir tahun ini panjang runway sudah tambah lagi 400 meter," ujar Jokowi.

    Penetapan Lanud Wiriadinata sebagai bandara umum berawal dari surat Wali Kota Tasikmalaya ke Menteri Perhubungan pada 21 Oktober 2015 perihal Permohonan Ijin Lanud Wiriadinata dapat melayani penerbangan sipil. Lanud Wiriadinata terletak sekitar 6 kilometer dari pusat kota Tasikmalaya.

    Luas lahannya kurang lebih 70 hektar dan dimiliki oleh TNI AU. Lanud Wiriadinata memiliki panjang landasan 1.200 meter dan lebar 30 meter. Adapun luas apron 37 meter x 37 meter, sehingga mampu melayani jenis pesawat ATR-72. Nantinya PT Wings Air direncanakan akan melayani penerbangan dari dan ke Bandara Wiriadinata ini.

    Baca: Jokowi Ingin Indonesia Berperan Selesaikan Krisis Qatar

    Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, pemanfaatan Pangkalan Udara Wiriadinata menjadi bandar udara merupakan komitmen pemerintah dalam membangun konektivitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, serta memberikan pelayanan kepada masyarakat.

    "Kami siap melakukan pengembangan Bandar Udara Wiriadinata untuk pemenuhan pelayanan transportasi udara wilayah Timur dan Selatan di Jawa Barat dengan tetap mengutamakan aspek keselamatan," kata Budi Karya Sumadi dalam keterangan tertulisnya, Sabtu, 10 Juni 2017.

    Baca: Setelah Bagikan Sertifikat, Jokowi Salat Jumat di Masjid Ini

    Budi Karya yakin pengembangan Bandara Wiriadinata akan meningkatkan produktivitas masyarakat dan memperkuat persatuan. Selain itu, kata Budi Karya, Bandara ini juga akan memperteguh komitmen membangun dari pinggiran serta mendorong produktivitas masyarakat dan daya saing di pasar internasional.

    Selain Presiden Jokowi dan Menteri Budi Karya, turut hadir pula dalam peresmian Bandara Tasikmalaya sejumlah tokoh lain. Di antaranya, yaitu Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar, Walikota Tasikmalaya Budi Budiman, Kapolda Jawa Barat Inspektur Jenderal Anton Carliyan, dan Komandan Distrik Militer 612 Tasikmalaya Letnan Kolonel Kurniawan.

    DIKO OKTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sebab dan Pencegahan Kasus Antraks Merebak Kembali di Gunungkidul

    Kasus antraks kembali terjadi di Kabupaten Gunungkidul, DI Yogyakarta. Mengapa antraks kembali menjangkiti sapi ternak di dataran tinggi tersebut?