APP Sinar Mas Suplai 60 Persen Kebutuhan Kertas Al-Quran Dunia

Reporter

Product Manager APP Citra Mulia dan Product Development Manager M. Ajidarmo memamerkan Al Quran berkertas halal produksi APP di Sinar Mas Land Plaza, Menteng, Jakarta, 9 Juni 2017. TEMPO/Aghniadi

TEMPO.CO, Jakarta - Asia Pulp & Paper (APP) Sinar Mas memasok 60 persen kebutuhan kertas Al-Quran di dunia pada 2016. Tercatat APP memasok kertas halal ke kawasan Timur Tengah, seperti Mesir, Yordania, Turki, Kuwait, Uni Emirat Arab, serta Iran.

"Dari volume penjualan 120 ribu ton, 22 ribu adalah produksi kertas Quran. Dari sana 8 persennya untuk kebutuhan di Indonesia, sisanya kami langsung ekspor," ujar Product Manager of Color Paper and Indah Kiat Stationery Citra Mulia di Sinar Mas Land Plaza, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat, 9 Juni 2017.

Citra mengatakan pertumbuhan permintaan kertas Al-Quran bisa meningkat 2.000-3.000 ton per tahun. Iran merupakan negara pengimpor terbesar hingga 35 persen dari kapasitas produksi APP.

Baca: APP Cerita Sulitnya Peroleh Sertifikasi Kertas Halal Al-Quran

Tiap negara ternyata memberlakukan prasyarat berbeda bagi pemasok kertas halal. Adanya sertifikasi MUI pun hanya salah satu faktor yang bisa meyakinkan suatu negara untuk mempercayakan produksi bahan Al-Quran.

"Untuk tiap negara tujuan ekspor, kami ikuti prasyarat kualitas terutama untuk negara sensitif seperti Uni Emirat Arab. Kami lebih tekankan pada forecasting teknologi, karena kebutuhan tiap negara juga berbeda," kata Product Development Manager APP M. Ajidarmo.

Saat ini, Aji menambahkan, kewajiban melakukan sertifikasi halal ini diatur di Pasal 29 Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal. Selama ini pengakuan kehalalan dilakukan oleh MUI. Namun ke depan, rencananya pemerintah akan mengalihkan penerbitan sertifikat pada Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) berdasarkan fatwa halal tertulis yang dikeluarkan oleh MUI.

"Badan ini segera dibentuk, yang memegang daftar putih—produsen halal dari pemerintah. Daftar ini akan dilaporkan ke WTO dan mitra pemerintah sebagai nilai jual ke negara-negara lain," katanya.

Ke depan, APP akan terus berupaya menggenjot produksi dan mengejar sertifikasi halal ke berbagai negara lain. Saat ini, kompetitor terbesar Indonesia untuk memasok kertas halal ini masih didominasi Jepang dan Korea.

"Target kami ke depan, semoga kami bisa masuk untuk memasok kertas halal ke Madinah Quran Printing di Arab Saudi," ujar Citra berharap.

AGHNIADI | EA






Eka Hospital Group Kerja Sama dengan Cedars Sinai Hospital

25 Agustus 2022

Eka Hospital Group Kerja Sama dengan Cedars Sinai Hospital

Dalam kerja sama akan ada transfer pengetahuan dan pengalaman


Terpopuler Bisnis: Sinar Mas Akuisisi Perusahaan Batu Bara, Rencana Elon Musk

5 Mei 2022

Terpopuler Bisnis: Sinar Mas Akuisisi Perusahaan Batu Bara, Rencana Elon Musk

Berita terpopuler bisnis kemarin dimulai dari Grup Sinar Mas yang resmi mengkuisisi perusahaan tambang batu bara Australia senilai Rp 17,37 triliun.


Bahan Baku Menipis, Industri Kertas Kembang Kempis

14 Februari 2020

Bahan Baku Menipis, Industri Kertas Kembang Kempis

Bahan baku industri kertas akan mulai langka pada Maret 2020, sehingga harganya menjadi sangat tidak kompetitif.


Hadapi Kemarau, PT APP Sinarmas Gelontorkan USD 100 Juta

30 Juli 2019

Hadapi Kemarau, PT APP Sinarmas Gelontorkan USD 100 Juta

PT. Asia Pulp and Paper Sinarmas menggelontorkan dana hingga USD100 juta untuk mencegah dan menanggulangi kebakaran lahan dan hutan selama kemarau.


Sampah Plastik Banjiri Asia Tenggara Sejak Cina Menutup Pintu

18 Juni 2019

Sampah Plastik Banjiri Asia Tenggara Sejak Cina Menutup Pintu

Setidaknya ada empat kasus impor limbah sampah plastik ke Tanah Air sejak Januari 2018 hingga Juni 2019.


Penyelundupan Sampah Plastik Marak, Ini Langkah Bea Cukai

17 Juni 2019

Penyelundupan Sampah Plastik Marak, Ini Langkah Bea Cukai

Direktorat Jenderal Bea Cukai Kementerian Keuangan melakukan tiga langkah utama untuk mencegah masuknya sampah plastik dari negara lain ke Indonesia.


Buntut Sampah Plastik Selundupan, Impor Kertas Diperketat

17 Juni 2019

Buntut Sampah Plastik Selundupan, Impor Kertas Diperketat

Temuan penyelundupan sampah plastik dalam impor kertas bekas membuat pemerintah memutuskan untuk memperketat impor kertas bekas.


KLHK Minta Impor Kertas di Jalur Merah, Airlangga: Kurang Tepat

17 Juni 2019

KLHK Minta Impor Kertas di Jalur Merah, Airlangga: Kurang Tepat

Menteri Perindustrian menilai kertas bekas bukan tergolong Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) sehingga tidak tepat jika masuk ke jalur merah impor.


Eka Tjipta Widjaja Mangkat, Ini Kisah Sinar Mas Pulp and Paper

27 Januari 2019

Eka Tjipta Widjaja Mangkat, Ini Kisah Sinar Mas Pulp and Paper

Salah satu lini bisnis utama Grup Sinar Mas yang ditinggalkan Eka Tjipta Widjaja adalah Sinar Mas Pulp and Paper yang telah berkembang pesat.


Eka Tjipta Widjaja Wafat, Anak Buah Jokowi Melayat ke Rumah Duka

27 Januari 2019

Eka Tjipta Widjaja Wafat, Anak Buah Jokowi Melayat ke Rumah Duka

Jenazah pendiri Grup Sinar Mas, Eka Tipta Widjaja, disemayamkan di rumah duka Sentosa RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat.