Penguatan Dolar AS Dorong Harga Minyak Terus Turun

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi mata uang dolar Amerika. TEMPO/Tony Hartawan

    Ilustrasi mata uang dolar Amerika. TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Harga minyak dunia turun lebih lanjut pada Kamis (Jumat pagi WIB, 9 Juni 2017), karena dolar AS yang menguat terhadap mata uang lainnya, membuat harga minyak mentah dalam greenback lebih mahal dan kurang menarik bagi pembeli yang menggunakan mata uang lainnya.

    Dolar AS naik terhadap sebagian besar mata uang utama lainnya pada Kamis, 8 Juni 2017, karena Bank Sentral Eropa (ECB) memutuskan untuk mempertahankan suku bunga utamanya tidak berubah. Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, meningkat 0,20 persen menjadi 96,942 pada akhir perdagangan.

    Baca: Jelang Pertemuan OPEC, Harga Minyak Terus Menguat

    Sementara itu, kekhawatiran tentang kelebihan pasokan global terus membebani pasar. Pada Rabu, 7 Juni 2017, harga minyak anjlok karena data resmi menunjukkan peningkatan mengejutkan pada persediaan minyak mentah AS.

    Persediaan minyak mentah AS naik 3,3 juta barel pekan lalu, Badan Informasi Energi AS (EIA) mengatakan dalam laporan mingguannya. Analis memperkirakan persediaan minyak AS akan menyaksikan penurunan selama sembilan minggu berturut-turut.

    Simak: Ketegangan di Teluk Arab Membuat Harga Minyak Melonjak

    Patokan AS, minyak mentah light sweet atau West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Juli turun 0,08 dolar AS menjadi menetap di 45,64 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange.

    Sementara itu, patokan Eropa, minyak mentah Brent North Sea untuk pengiriman Agustus, turun 0,20 dolar AS menjadi ditutup pada 47,86 dolar AS per barel di London ICE Futures Exchange.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.