Dilalui 70 Ribu Kendaraan Per Hari, Brexit Jadi Titik Kemacetan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kapolri Jenderal Tito Karnavian melihat lokasi bom bunuh diri di Kampung Melayu, Jakarta Timur, sesaat setelah tiba di Indonesia pada Jumat, 26 Mei 2017. Tempo/Avit Hidayat

    Kapolri Jenderal Tito Karnavian melihat lokasi bom bunuh diri di Kampung Melayu, Jakarta Timur, sesaat setelah tiba di Indonesia pada Jumat, 26 Mei 2017. Tempo/Avit Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - BREBES – Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Tito Karnavian meninjau kesiapan jalur mudik di pintu keluar Tol Brebes Timur atau dikenal dengan Brexit, Rabu, 7 Juni 2017. Dalam kesempatan itu, Tito menyatakan kemacetan arus lalu lintas pada arus mudik tahun ini tidak akan separah seperti tahun lalu.

    “Kami sudah cek jalur mudik di Pemalang dan sekarang ke Brexit. Dari hasil diskusi dan pengamatan di lapangan, kita bersyukur banyak sekali perbaikan infrastruktur. Dulu sumber kemacetan di sini. Tapi tahun ini sudah bisa diatasi,” ujar Tito di Brebes, Rabu, 7 Juni 2017.

    Baca: Titik Kemacetan Arus Mudik Diprediksi Bergeser

    Kendati demikian, Tito menyatakan titik Brebes timur akan tetap terjadi kemacetan karena penumpukan kendaraan. Sebab, di Brebes Timur akan terjadi penyempitan di jalur masuk Tol Brebes-Batang karena kendaraan puluhan ribu kendaraan dari jalan tol akan melewati jalan yang lebarnya hanya tujuh meter.

    “Jadi titik kepadatan lalu lintas akan terjadi di sini (Brebes) tepatnya di Kaligangsa (pintu masuk tol Brebes-Batang). Selain itu juga di Palimanan, Jawa Barat, itu perkiraan kami,” jelas Tito.

    Seperti diketahui, ada 10 gardu di pintu masuk menuju tol fungsional Brebes-Batang. Pintu gerbang itu jaraknya hanya sekitar 1,8 kilometer dari Pintu Tol Brebes Timur.

    Nantinya akan ada sekitar 70 ribu kendaraan dalam sehari yang masuk ke sana. Adapun kendaraan yang diperbolehkan masuk adalah kendaraan roda empat atau pribadi. “Yang masuk ke tol fungsional itu hanya untuk kendaraan kecil, kendaraan besar akan dialihkan ke jalur pantura,” kata dia.

    Adapun di pintu keluar di di Gringsing, Batang, yang sebelumnya diduga akan menjadi titik kemacetan baru, menurut Tito, hal itu diperkirakan tidak terjadi. Sebab, kendaraan yang masuk melalui tol Brebes-Batang akan berangsur keluar ke daerah-daerah di sekitarnya seperti Tegal, Pemalang, Pekalongan dan Batang.

    “Jadi tahun kemarin kenapa terjadi penumpukan kendaraan di Brexit itu kan karena banyaknya pengendara yang mau ke arah selatan. Jadi yang ke arah Semarang sudah banyak yang keluar, sehingga di Gringsing yang keluar tidak terlalu banyak,” ujar dia.

    Sebelumnya, Kapolda Jateng, Irjen Condro Kirono, mengungkapkan ada tiga pintu keluar yang disediakan di sepanjang jalan Tol Brebes hingga Gringsing. Ketiga pintu disediakan untuk mengurai kemacetan.

    Bagi pengendara dengan tujuan Pemalang, Purbalingga, dan Banjarnegara bisa melalui pintu tol Gandulan, Pemalang. Sedangkan untuk pengendara tujuan Pekalongan, Kajen, dan batang, bisa keluar di pintu Kandeman, Batang.

    “Sementara itu, untuk pengendara dengan tujuan Kendal dan Semarang keluar melalui pintu Gringsing,” kata Condro.

    MUHAMMAD IRSYAM FAIZ


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.