Dana Rp 12,37 Miliar untuk Rehabilitasi Irigasi Air Bengkulu

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo (kanan) didampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadumuljono (kedua kiri) dan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heriawan (kedua kanan) meninjau Bendungan Jatigede di Sumedang, Jawa Barat, 17 Maret 2016. Bendungan Jatigede akan dimanfaatkan untuk irigasi, sarana penyedia air baku, dan PLTA. ANTARA FOTO

    Presiden Joko Widodo (kanan) didampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadumuljono (kedua kiri) dan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heriawan (kedua kanan) meninjau Bendungan Jatigede di Sumedang, Jawa Barat, 17 Maret 2016. Bendungan Jatigede akan dimanfaatkan untuk irigasi, sarana penyedia air baku, dan PLTA. ANTARA FOTO

    TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat mengalokasikan anggaran sebesar Rp 12,37 miliar untuk merehabilitasi jaringan irigasi kiri Daerah Irigasi Air Manjunto di Kabupaten Muko-Muko Provinsi Bengkulu.

    Menteri PUPR Basoeki Hadimoeljono menyatakan, rehabilitasi tersebut akan memberi manfaat bagi kelancaraan suplai air bagi daerah irigasi seluas yang fungsional seluas 4.066 hektare.

    "Rehabilitasi jaringan irigasi kiri juga dilakukan di Air Nipis Segimin di Kabupaten Bengkulu Selatan sepanjang 6,7 Km dengan dana konstruksi Rp 19,53 miliar. Luasan DI Air Nipis Segimin mencapai 3.116 hektare," kata Menteri PUPR, seperti dikutip dalam siaran pers, Rabu, 7 Juni 2017.

    Di samping itu, Balai Wilayah Sungai Sumatera VII juga membangun intake dan jaringan pipa transmisi Air Baku Kerkap dan Ulu Palik di Kabupaten Bengkulu Utara. Konstruksi intake dan jaringan pipa transmisi telah selesai dan menelan dana sebesar Rp 21,15 miliar dengan output 6 km dan outcome mencapai 0,03 m3/detik.

    Baca
    Ketika Ramai Seruan Boikot, Kenapa Saham Indosat Turun?
    Penerbangan Umrah Qatar Airways Digantikan Garuda Indonesia
    2018, Pemerintah Bidik Pertumbuhan Ekonomi 6,1 Persen  

    Di sisi lain, guna mengamankan persawahan dan permukiman dari banjir dibangun pengendali banjir Air Payang, Jerinjing Anak Air Selagan Desa Talang Buai Kabupaten Mukomuko dengan dana Rp 8,14 miliar sepanjang 940 meter. Kementerian PUPR juga membangun pengamanan pantai karena tingkat abrasi pantai yang cukup tinggi di Bengkulu.

    Pada tahun ini dibangun pengamanan Pantai Panjang di Kota Bengkulu sepanjang 185 meter dengan progres fisik sudah mencapai 43 persen dengan alokasi dana Rp 5,48 miliar. Sebelumnya telah diselesaikan pengaman Pantai Punggur- Air Dikit di Kabupaten Mukomuko sepanjang 185 meter sebesar Rp 6,37 miliar.

    Kementerian PUPR juga melakukan penataan kawasan Benteng Marlborough yang menjadi ikon wisata Kota Bengkulu. Sebagai tujuan wisata sejarah, kawasan di sekitar Benteng Marlborough memiliki ciri khas arsitektur Melayu dan Cina.

    Hal ini yang akan dipertahankan dalam penataan yang dilakukan serta ditambah pembangunan ruang terbuka hijau dan koridor jalan sebagai ruang publik dan tata hijau yang memadai bagi masyarakat Bengkulu.

    Setelah ditata, Kawasan Benteng Marlborough menjadi kawasan yang ramah bagi pejalan kaki dan pesepeda dan dilengkapi dengan tempat wisata kuliner. Penataan yang dimulai sejak awal Mei 2017, dengan progres fisik 5% dan diharapkan dapat selesai pada akhir tahun 2017.

    BISNIS.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.