Mudik 2017, Kementerian PUPR Tambah Jalan Tol 110 Kilometer  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Foto aerial kendaraan mengantre di jalan tol Pejagan ke arah pintu keluar tol Bulakamba, Brebes, Jawa Tengah, 1 Juli 2016. Jalur mudik mulai dipadati kendaraan pada H-5 Lebaran, dengan prediksi puncak kemacetan pada H-4 Lebaran. ANTARA FOTO

    Foto aerial kendaraan mengantre di jalan tol Pejagan ke arah pintu keluar tol Bulakamba, Brebes, Jawa Tengah, 1 Juli 2016. Jalur mudik mulai dipadati kendaraan pada H-5 Lebaran, dengan prediksi puncak kemacetan pada H-4 Lebaran. ANTARA FOTO

    TEMPO.COJakarta - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono memprediksi Jalur Pantai Utara Jawa masih menjadi primadona pada mudik 2017, baik melalui jalan tol maupun jalan nasional. 

    Baca: Mudik Tambah Lancar, Jalan Tol Brebes-Batang Selesai H-15 Lebaran

    Untuk menghindari terjadinya kemacetan di Brebes Timur, Basuki mengatakan, pada tahun ini terdapat tambahan ruas jalan tol fungsional yang dapat dilalui pemudik dari Brebes Timur sampai Weleri sepanjang 110 kilometer. 

    Baca: Jalan Tol Solo Kertosono Bisa Dilintasi Ketika Mudik Lebaran

    "Dengan berfungsinya jalan tol dari Brebes Timur sampai Weleri, para pemudik sudah melewati beberapa kota yang selama ini menjadi simpul kemacetan, seperti Brebes, Tegal, Pekalongan, dan Batang, termasuk beberapa perlintasan sebidang kereta api," kata Basuki dalam siaran tertulisnya, Senin, 5 Juni 2017.

    Menurut Basuki, kondisi jalan tol fungsional Brebes Timur-Weleri menggunakan perkerasan beton tipis (lean concrete) yang bisa dilalui dengan kecepatan 40-60 kilometer per jam. Di sepanjang ruas jalan tol tersebut, kata dia, akan ada 8 pintu keluar jalan tol (exit toll) sementara, seperti Ujung Rusi, Karang Jati, dan Warureja di Tegal, Sewaka dan Beji di Pemalang, Bojong di Pekalongan, Kandeman di Batang, serta pintu keluar Jalan Tol Gringsing di Kendal atau Weleri. 

    Selain itu, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat menyiapkan jalur utama lain bagi pemudik, yakni jalan nasional di selatan Pulau Jawa, Kalimantan, Bali, dan Sulawesi, yang sudah dalam kondisi baik pada H-10 sebelum Lebaran.

    Di jalur selatan Pulau Jawa, Basuki menuturkan, persiapan menyambut arus mudik sudah dilakukan mulai Cilacap hingga Yogyakarta, Prupuk-Purwokerto, dan Banyuputih-Parakan.

    Untuk jalan tol, Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum Herry Trisapura Zuna mengatakan akan memfungsikan jalan selebar 7 meter dan satu arah saja. 

    Jalan Tol Semarang-Surabaya yang difungsikan adalah ruas Salatiga-Kartasuro, Widodaren-Klitik (Ngawi), Gunungan (Magetan)-Sawahan (Nganjuk), Kedungjati (Grobogan)-Purworejo, dan Wilangan (Nganjuk)-Kertosono. 

    Baca: Lebaran 2017, Jalan Tol Brebes-Batang Bakal Bisa Dilalui Pemudik

    Sedangkan untuk 65 kilometer Jalan Tol Trans-Sumatera yang difungsikan ialah Jalan Tol Bakaheuni-Terbanggi Besar pada segmen Lematang-Kotabaru (5 kilometer); Palembang-Indralaya pada ruas Palembang-Pamulutan (7 kilometer); Medan-Binjai pada ruas Helvetia-Binjai (10 kilometer); dan Medan-Kualanamu, yakni pada ruas Pabarakan-Kualanamu (7 kilometer) dan Pabarakan-Sei Rampah (36 kilometer). 

    FRISKI RIANA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Curah Hujan Ekstrem dan Sungai Meluap, Jakarta Banjir Lagi

    Menurut BPBD DKI Jakarta, curah hujan ekstrem kembali membuat Jakarta banjir pada 23 Februari 2020.