Usai Efek Samurai Bonds, Investor Tunggu Hasil Lelang SUN

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Obligasi Negara Ritel Seri ORI009. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    Obligasi Negara Ritel Seri ORI009. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO.CO, Jakarta - Indo Mitra Sekuritas mengemukakan secara teknikal analisa, pasar obligasi sudah menunjukkan indikasi penurunan.

    “Area penguatan pun sudah sangat terbatas, sehingga dibutuhkan koreksi apabila pasar obligasi memang menunjukkan tren penguatan harga,” kata Maximilianus Nico Demus, Kepala Riset PT Indo Mitra Sekuritas dalam risetnya yang diterima hari ini, Senin, 5 Juni 2017.

    Pasar obligasi mengamati suksesnya pemerintah meluncurkan Samurai Bonds dengan kupon rendah. Di samping itu, terkait efek indikator S&P.

    Fokus pasar berikutnya, tambahnya, adalah lelang yang diadakan oleh Pemerintah pada esok hari.

    “Kami masih merekomendasikan jual hari ini dengan volume kecil, dan ikuti lelang esok hari,” kata Nico.

    Seperti diketahui, pemerintah ukses menerbitkan Surat Utang Negara dalam valuta asing berdenominasi yen Jepang, dengan 3 seri, yaitu RIJPY0620, RIJPY0622, dan RIJPY0624.

    Sementara itu, pemerintah besok, Selasa, 6 Juni 2017, mengadakan lelang, dengan target indikatif Rp12 triliun. Adapun target maksimal Rp18 triliun.

    BISNIS.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menimbun Kalori Kue Lebaran, seperti Nastar dan Kastengel

    Dua kue favorit masyarakat Indonesia saat lebaran adalah nastar dan kastangel. Waspada, dua kue itu punya tinggi kalori. Bagaimana kue-kue lain?