INKA Kebut Produksi Kereta Lebaran Pesanan PT KAI

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Karyawan PT INKA di Kota Madiun, Jawa Timur mengajak Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (dua dari kanan) untuk selfie di ruang produksi perusahaan tersebut, 3 Februari 2017. TEMPO/Nofika Dian Nugroho

    Karyawan PT INKA di Kota Madiun, Jawa Timur mengajak Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (dua dari kanan) untuk selfie di ruang produksi perusahaan tersebut, 3 Februari 2017. TEMPO/Nofika Dian Nugroho

    TEMPO.CO, Madiun - PT Industri Kereta Api  atau INKA (Persero) mengebut pembuatan kereta K3 ‘Ekonomi Premium’ yang dipesan PT KAI (Persero) untuk penunjang angkutan Lebaran 2017. Dari  66 kereta pesanan, sebanyak 44 di antaranya atau enam rangkaian telah diselesaikan. “Juga sudah kami tes untuk beroperasi,’’ kata Manajer Humas dan Protokoler PT INKA Exiandri Bambang Primadani, di Madiun, Sabtu, 3 Juni 2017.

    Baca: Kereta Produk INKA Masuki Pasar Afrika

    Menurut Exiandri, uji coba empat rangkaian kereta itu dilakukan beberapa kali dan terakhir  pada Jumat, 2 Juni 2017. Adapun rute yang ditempuh seperti ke Madiun – Yogyakarta (pulang pergi), Madiun – Surabaya. Dari tes tersebut, empat kereta dinyatakan layak jalan dan siap digunakan untuk angkutan Lebaran.

    Sedangkan, dua train set lain masih digarap PT INKA Multi Solusi, anak perusahaan PT INKA. Doni, panggilan Exiandri mengatakan  pekerjaan itu mencapai 96 persen. Proses finishing pada bagian interior, eksterior, dan sejumlah sistim seperti roda maupun kelistrikan sedang dikerjakan.

    Kereta K3 ‘Ekonomi Premium’ menurut Doni, memiliki kelebihan dalam bidang pelayanan. Dua dari 11 kereta dalam satu train set disediakan khusus bagi penumpang penyandang disabilitas. Kursi mudah untuk disetel sesuai kebutuhan pengguna jasa moda transportasi ini yang memiliki keterbatasan fisik.

    “Toilet juga lebih rendah, lantai kamar mandi lebih rata untuk memudahkan penumpang disablilitas,’’ ujar Doni sembari menyatakan target penyelesaian enam train set ‘Ekonomi Premium’ pada H-10 Lebaran.

    Tenggat waktu itu sesuai kontrak kerja sama yang diteken kedua belah pihak pada akhir 2016 dengan nilai Rp 300 miliar.  Sejak Januari 2017, PT INKA dengan melibatkan anak perusahaannya mulai menyiapkan bahan dan melakukan proses produksi. “Awalnya sempat terkendala bahan yang sering telat. Tapi, pencapaian sekarang sudah sesuai jadwal,’’ ujar Doni.

    Baca: PT Kereta Api Pastikan Ada Kereta Tambahan Lebaran

    Manajer Humas PT KAI Daerah Operasional VII Madiun, Supriyanto, mengatakan kereta ‘Ekonomi Premium’ akan menambah moda transportasi masal itu ketika dijalankan pada musim mudik dan balik Lebaran. “Bisa juga pesanan kami akan menambah dua perjalanan kereta api. Jika rencana awalnya 10 akan menjadi 12 perjalanan kereta tambahan Lebaran,’’ kata dia.

    NOFIKA DIAN NUGROHO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.