Kemenhub: 30 Persen Bus Angkutan Lebaran Tak Laik Jalan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Angkutan Lebaran dan calon pemudik terlihat dari udara di Terminal Pulo Gadung, Jakarta, 30 Juni 2016. uli 2016. TEMPO/Subekti.

    Angkutan Lebaran dan calon pemudik terlihat dari udara di Terminal Pulo Gadung, Jakarta, 30 Juni 2016. uli 2016. TEMPO/Subekti.

    TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat telah melakukan uji kelaikan sekitar 80 persen dari total 48.740 unit bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP), Angkutan Kota Dalam Provinsi (AKDP) dan bus pariwisata yang beroperasi untuk angkutan lebaran 2017.

    Dari hasil uji kir itu sebanyak 30 persen kendaraan dinilai tak laik jalan. Menurut Direktur Jenderal Perhubungan Darat Pudji Hartanto bus tersebut tidak dilengkapi dengan spidometer, kaca spion, whiper, dan bahkan mengalami rem blong. Karena itu mereka diminta untuk memenuhi syarat keselamatan sebelum dioperasikan.

    “Yang tidak layak itu disuruh memperbaiki, kemudian setelah itu dirampcheck lagi, kalau sudah lulus akan diberi stiker. Kalau belum layak nggak boleh, kita suruh tidur,” tutur Pudji Hartanto dalam konferensi pers Persiapan Mudik yang Aman dan Nyaman di Gedung Galeri Nasional, Jumat, 2 Juni 2017.

    Baca: Lebaran 2017, KAI Tambah Angkutan Gratis

    Pudji menuturkan, pihaknye telah melakukan uji kelaikan sejak 15 Mei, dan dilanjutkan hingga 10 Juni 2017. Adapun uji kelaikan tersebut dilakukan di 48 terminal bus utama bersama dinas perhubungan provinsi setempat. “Kami minta bantuan dinas perhubungan untuk aktif uji kelayakan demi keselamatan bersama,” ucap dia.

    Adapun pada musim lebaran tahun ini, Mabes Polri telah mengerahkan personil dari Polda, Polres dan Polsek dengan total anggota sebanyak 167.164 personil. Kepolisian akan meningkatkan jumlah personil di jalur utara Jawa Tengah. Menurut Asisten Kepala Kepolisian Republik Indonesia di bidang Operasi Inspektur Jenderal Unggung Cahyono, ada sekitar 100.107 petugas yang diturunkan untuk mengamankan jalur pantura di Jawa Barat dan Jawa Tengah.

    Baca: Lebaran, Konsumsi BBM Terbanyak Diperkirakan di Jawa Tengah

    “Kami akan koordinasikan dengan Polda-Polda terdekat untuk membantu membackup wilayah Pantura. Untuk tahun ini kami maksimalkan terutama di Jawa Tengah,” tuturnya.

    Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Herry Trisaputra Zuna menambahkan, untuk mengantisipasi kepadatan di jalur lebaran 2017, pemudik diminta untuk tidak terfokus menggunakan jalan tol jalur tengah (Cikopo-Palimanan) selama mudik Lebaran. Karena di jalur selatan ataupun di Jalur Pantai Utara juga sudah diperbaiki, dan dinyatakan layak untuk operasiona sebagai jalur mudik.

    “Di gerbang tol juga akan diambahkan personil, salah satunya menggunakan uang elektronk karena mebih cepat dan mudik. Harapan kami akan banyak yang menggunakan uang elektronik,” tuturnya.

    DESTRIANITA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.