Sandiaga Berencana Buat Aplikasi Oke Oce Stock Center

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih Sandiaga Uno membuka perdagangan di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, 2 Juni 2017. Tempo/Vindry Florentin

    Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih Sandiaga Uno membuka perdagangan di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, 2 Juni 2017. Tempo/Vindry Florentin

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih, Sandiaga Uno, berencana membuat aplikasi One Kecamatan One Center of Entrepreneurship (Oke Oce) Stock Center.

    Sandi mengatakan Oke Oce Stock Center merupakan wadah edukasi tentang pasar modal. Sasaran dari program tersebut adalah masyarakat yang belum paham tentang investasi pasar modal. Salah satunya, kaum milenial. 

    Sandi mengatakan generasi milenial yang akrab dengan teknologi menjadi inspirasi Oke Oce Stock Center. "Mereka lahir dengan sebuah ekosistem yang sudah digital, sebisa mungkin harus menggunakan teknologi," kata dia di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat, 2 Juni 2017.

    Baca: Gairahkan Transaksi, BEI Gelar Kompetisi Saham

    Sayangnya, dia tak mendetilkan waktu peluncuran aplikasi. Program Oke Oce Stock Center sendiri baru diluncurkan hari ini di Bursa Efek Indonesia.

    Oke Oce Stock Center bekerja sama dengan PT MNC Securities untuk mengenalkan pasar modal kepada masyarakat. Peserta nantinya akan diberi pelatihan insentif dan bimbingan dari investment coach saham yang kredibel dan pengalaman. Melalui edukasi, masyarakat diharapkan mampu memilih antara saham dengan modal kecil dan beresiko minim, atau saham yang berpotensi memberi untung besar namun beresiko tinggi.

    Baca: BEI: 35 Ribu Investor Baru Masuk ke Pasar Saham

    Edukasi akan digelar di 44 kecamatan secara bergilir setiap minggu. Edukasi juga akan diberikan kantor emiten secara bergilir setiap minggu. Kegiatan juga akan digelar di Balai Kota setiap sebulan sekali. Edukasi juga akan diselenggarakan di pojok bursa di setiap kecamatan dan event-event besar.

    Dengan edukasi, masyarakat diharapkan tertarik ikut berinvestasi di pasar modal. Hanya dengan modal Rp 100 ribu, masyarakat sudah bisa ikut berinvestasi. Masyarakat hanya perlu membuka rekening dan mengisi modalnya untuk berinvestasi.

    Sandi berharap pelaku pasar modal bisa meningkat dengan program tersebut. Dalam lima tahun ke depan, mereka menargetkan kenaikan jumlah pelaku pasar modal sebesar 2 persen.

    VINDRY FLORENTIN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cesium 137 dan Bahaya Radiasi Pada Tubuh Manusia

    Cesium 137 adalah bahan radioaktif yang digunakan berbagai industri dan pengobatan. Bila salah dikelola, bahan itu akan menimbulkan sejumlah penyakit.