Harga Minyak Bervariasi, Ini Penyebabnya

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kilang minyak Aramco di dekat Khurais, Riyadh, Saudi Arabia   REUTERS/Ali Jarekji

    Kilang minyak Aramco di dekat Khurais, Riyadh, Saudi Arabia REUTERS/Ali Jarekji

    TEMPO.CO, New York -  Harga minyak dunia berakhir bervariasi pada Kamis (Jumat pagi, 2 Juni 2017), karena ketakutan atas kelebihan pasokan berkurang setelah persediaan Amerika Serikat turun.

    Baca: Jelang Pertemuan OPEC, Harga Minyak Terus Menguat

    Persediaan minyak mentah AS turun tajam 6,4 juta barel pada pekan yang berakhir 26 Mei menjadi 509,9 juta barel, naik 1,1 persen dari periode yang sama tahun lalu, menurut data yang dikeluarkan oleh Badan Informasi Energi AS (EIA) pada Kamis 1 Juni 2017.

    Para analis mengatakan penurunan tersebut jauh melampaui ekspektasi pasar, dan mengurangi kekhawatiran kelebihan pasokan global yang terus berlanjut.

    Patokan AS, minyak mentah light sweet atau West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Juli, bertambah USD 0,04 dolar AS menjadi menetap di USD 48,36  per barel di New York Mercantile Exchange.

    Baca: Aksi Ambil Untung Picu Harga Minyak Melemah

    Sementara itu, patokan Eropa, minyak mentah Brent North Sea untuk pengiriman Agustus, berkurang USD 0,13 menjadi ditutup pada USD 50,63 per barel di London ICE Futures Exchange. Demikian laporan Xinhua.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rencana dan Anggaran Pemindahan Ibu Kota, Ada Tiga Warga Asing

    Proyek pemindahan ibu kota negara ke Kalimantan Timur dieksekusi secara bertahap mulai 2020. Ada tiga warga asing, termasuk Tony Blair, yang terlibat.