Brand Wonderful Indonesia Semarakkan Seoul dan Busan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sorotan lampu menghiasi candi Borobudur saat perayaan Hari Raya Waisak di Magelang, Jawa Tengah, 11 Mei 2017. Detik-detik datangnya hari Raya Waisak, umat Budda dan wisatawan menempelkan kertas berisi doa atau cita-cita hidup yang diharapkan pada lampion kertas untuk diterbangkan ke langit. (Ulet Ifansasti/Getty Images)

    Sorotan lampu menghiasi candi Borobudur saat perayaan Hari Raya Waisak di Magelang, Jawa Tengah, 11 Mei 2017. Detik-detik datangnya hari Raya Waisak, umat Budda dan wisatawan menempelkan kertas berisi doa atau cita-cita hidup yang diharapkan pada lampion kertas untuk diterbangkan ke langit. (Ulet Ifansasti/Getty Images)

    TEMPO.CO, Jakarta - Brand Wonderful Indonesia terus menghiasi tempat-tempat keramaian di negara-negara yang berpotensi mendatangkan wisatawan ke Indonesia, termasuk Korea Selatan.

    Kali ini, Kementerian Pariwisata memasang branding Wonderful Indonesia di dua kota besar di Korsel, yakni Seoul dan Busan. Promosi di Korsel disajikan dengan menggunakan 2 unit Digital Media Tunnel LED.

    Baca
    Terkait Antrean Barang Kiriman, Ini kata Bea Cukai
    Dolar AS Naik, Harga Emas Kian Redup
    Target Pajak APBN 2018 Realistis

    Tidak hanya itu, 1 unit subway dan beberapa subway screen door yang berada di Seoul Metro juga dibalut brand wonderful Indonesia.

    “Kami melakukan pemasangan dari tanggal 14 Mei hingga 15 Juli 2017. Selama satu bulan penuh, Wonderful Indonesia akan menjadi pusat perhatian publik. Maklum, rute yang dilalui menyentuh pusat-pusat aktivitas warga Seoul. Ditambah lagi, desainnya enak dilihat. Pesannya mudah ditangkap," ujar Deputi Pemasaran Mancanegara Kemenpar I Gde Pitana, mengutip keterangan resminya, Rabu, 31 Mei 2017.

    SimakKeraton Bisa Dorong Pariwisata Seni dan Budaya

    Serupa dengan kota Seoul, Kota Busan juga akan dipromosikan dengan 1 unit Billboard dan 1 unit One Vision Way. Sejumlah destinasi andalan Indonesia ikut ditampilkan misalkan nuansa kebudayaan Borobudur, Prambanan-Joglosemar, berselancar di Sumbawa, keindahan Danau Toba di Sumatera Utara.

    “Di Busan, kami lakukan dengan waktu pemasangan pada periode Mei-Oktober 2017. Lokasi yang dipilih pun, adalah tempat yang potensial yang berada di Busan Indonesia Centre (BIC), merupakan lokasi yang tidak pernah sepi di wilayah Kota Busan. Promosi ini diharapkan mampu mendatangkan wisman asal Korsel dan juga mampu menarik minat wisatawan mancanegara lainnya yang berada disana,” ujar Deputi Pengembangan Pemasaran Pariwisata Mancanegara Kemenpar Elizabet Hutagaol.

    Berdasarkan data, jumlah wisman Korea Selatan pada 2015 adalah 338.671 orang sedangkan pencapaian 2016 sebanyak 400.000 atau naik 18 persen. Tahun ini, Kementerian Pariwisata telah menargetkan sebesar 514.000 wisatawan asal Korea Selatan sehingga promosi perlu dilakukan untuk mencapai target yang telah ditetapkan.

    Kementerian Pariwisata Indonesia akan gencar berpromosi di negara yang terkenal dengan budaya K-Pop-nya itu. “Bali dan Yogya destinasi favorit bagi wisman asal Korsel, wisatawan Korsel akan ditargetkan untuk lebih banyak datang ke Indonesia. Dengan mengundang langsung warga Korea Selatan ke Indonesia dan mengenalkan budaya nusantara pada mereka,” ujar Menteri Pariwisata Arief Yahya.

    BISNIS.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.