Mudik, ASDP Tambah Armada Kapal dan Dermaga di Pelabuhan Merak  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Antrean ribuan kendaraan menunggu memasuki kapal untuk menyeberangi Selat Sunda di Pelabuhan Merak, Banten, 2 Juli 2016 malam. ANTARA FOTO/Andika Wahyu

    Antrean ribuan kendaraan menunggu memasuki kapal untuk menyeberangi Selat Sunda di Pelabuhan Merak, Banten, 2 Juli 2016 malam. ANTARA FOTO/Andika Wahyu

    TEMPO.COTangerang - Vice President Service and Assurance PT ASDP Indonesia Ferry (ASDP) Persero Rizki Dwianda mengatakan akan menambah armada kapal penyeberangan dan dermaga di Pelabuhan Merak-Bakauheni untuk menghadapi arus mudik dan arus balik Lebaran tahun ini.

    “Armada kapal dari 56 unit menjadi 58 unit, mudik tahun ini juga dioperasikan enam dermaga,” ujarnya dalam konferensi pers pemaparan kesiapan Astra Intra Toll Road Tangerang-Merak di Karawaci, Tangerang, Rabu malam, 31 Mei 2017.

    Baca: Jawa Barat Prediksi Jumlah Pemudik Gunakan Bus dan ASDP Turun

    Dengan penambahan armada kapal dan dermaga itu, kata Rizki, kapasitas angkutan di Pelabuhan Merak-Bakauheni meningkat dari 39 ribu menjadi 43 ribu kendaraan golongan I sampai golongan IV. Jika dibandingkan dengan Lebaran tahun lalu, dengan 56 kapal beroperasi sebanyak 2.346 trip, dapat mengangkut bus dan truk 36.320 unit, roda empat 179.021, roda dua 100.572, dan penumpang 1.396.650.

    Sedangkan dengan penambahan 58 unit kapal, kapasitas angkutan Lebaran dapat ditingkatkan menjadi 2.416 trip dengan kapasitas bus dan truk 37.047 unit, roda empat 186.182, roda dua 100.572, penumpang 1.438.550. “Kapal setiap jam jalan,” kata Rizki. Pengoperasian Dermaga 6 Merak, Rizki mengatakan, telah mendapatkan izin Wali Kota Cilegon dan pintu masuknya melalui Terminal Terpadu Merak.

    Baca: ASDP Perkirakan 4,95 Juta Pemudik Gunakan Kapal Laut

    Dengan diberlakukannya tiket kapal penyeberangan online, Rizki memastikan arus mudik Lebaran tahun ini di Pelabuhan Merak ini akan berbeda. Pada 2016 di Pelabuhan Merak tiket masih manual, terdapat dua bufferzone tanpa fasilitas, 5 dermaga, dan 56 unit kapal (2.346 trip). 

    Sedangkan pada Lebaran tahun ini, keberangkatan sudah online dan terjadwal, 5 bufferzone dengan fasilitas ruang istirahat, kids corner, ruang pijat, musala, klinik, toilet portable, customer serviceinformation display, serta menggunakan 6 dermaga dan 58 unit kapal.

    JONIANSYAH HARDJONO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Untung Buntung Status Lockdown akibat Wabah Virus Corona

    Presiden Joko Widodo berharap pemerintahannya memiliki visi dan kebijakan yang sama terkait Covid-19. Termasuk dampak lockdown pada sosial ekonomi.