Pertamina Jamin Pasokan BBM Aman untuk Kebutuhan Mudik

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas (SPBG) Ecostation, di Jalan Cilandak yang baru diluncurkan di Jakarta, 4 Mei 2017. Pertamina meluncurkan SPBG yang terintegasi dengan SPBU. TEMPO/Amston Probel

    Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas (SPBG) Ecostation, di Jalan Cilandak yang baru diluncurkan di Jakarta, 4 Mei 2017. Pertamina meluncurkan SPBG yang terintegasi dengan SPBU. TEMPO/Amston Probel

    TEMPO.CO, Jakarta -PT Pertamina (Persero) memastikan pasokan bahan bakar minyak (BBM) pada Ramadan dan Idul Fitri 2017 dalam kondisi aman. Hal ini berlaku untuk semua jenis BBM, baik subsidi seperti Premium dan Solar, maupun non subsidi seperti  Pertamax Series dan Pertamax Dex Series.

    Baca: Macet dan Butuh Gasolin? Pemudik Bisa Beli BBM ...

    "Pada prinsipnya menghadapi puasa dan Lebaran kita sudah siapkan semuanya. Kita membangun stok BBM dengan menambah armada mobil tangki beserta awaknya, membuat cadangan di SPBU yang diprediksi akan padat dilalui jalur pemudik. Fokusnya di pulau Jawa, terutama pada titik pintu kelur tol seperti Cikampek, Tegal, Boyolali dan sebagainya," ujar Adiatma Sardjito, VP Corporate Communication Pertamina, melalui keterangan tertulis, Rabu 31 Mei 2017.

    Menurut Adiatma, pihaknya sudah mengevaluasi peningkatan konsumsi dan sudah menyiapkan ketersedian BBM baik pada masa arus berangkat dan dan pulang.

    Adiatma menambahkan, ketahanan stok BBM sudah di atas rata-rata. Untuk Premium stoknya menjadi 24 hari, Solar 26 hari, Pertamax 24 hari, Turbo 22 hari, Pertalite 21 hari, Dex 37 hari, dan Avtur 22 hari. Sedangkan secara keseluruhan, peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya mencapai 31 persen pada saat menjelang Lebaran.

    Pada musim mudik tahun ini, kenaikan konsumsi BBM juga akan meningkat dibandingkan hari biasa. Premium diperkirakan naik lima persen, Pertamax 10 persen, dan terbesar adalah Pertalite yang mencapai 15 persen.

    Untuk Dexlite Series, seperti Dex dan Dexlite, yang digunakan kendaraan pribadi diperkirakan naik 10 persen dari konsumsi harian. Hal berbeda justru pada Solar dan Bio Solar yang konsumsinya justru akan turun dari hari biasanya.

    Baca: Cek Jalur Mudik Lebaran, Budi Karya: Hindarkan Macet di Brexit

    "Solar produksi yang biasa digunakan untuk truk pengangkut akan turun, karena pada musim itu biasanya truk akan jarang beroperasi. Penurunannya bisa sampai minus sembilan persen dari hari biasa. Dexlite Series naik karena orang pasti butuh Solar berkualitas untuk mobil pribadi," ujar Adiatma.

    GRANDY AJI|SETIAWAN ADIWIJAYA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.