Menjelang Lebaran, BI Pasok Uang di Sulut dan Gorontalo

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Manado -- Bank Indonesia menyiapkan uang tunai sebanyak Rp 2 triliun di wilayah Sulawesi Utara dan Gorontalo guna mengantisipasi kebutuhan masyarakat menjelang hari raya Idul Fitri 1438 Hijriah.

    Soekowardojo, Kepala Perwakilan BI Sulawesi Utara, mengatakan bank sentral memproyeksi kebutuhan uang tunai menjelang Idul Ftiri tahun ini bakal mencapai Rp1,97 triliun. Jumlah tersebut terdiri dari Rp 1,47 triliun kebutuhan uang di Sulut dan Rp 501 miliar di Gorontalo.

    Dia menambahkan, proyeksi kebutuhan uang tunai jelang lebaran tahun ini meningkat 35% dibandingkan periode Idul Fitri tahun lalu. Berdawasarkan wilayah, proyeksi kebutuhan uang tunai di Sulut naik 49 persen sedangkan di Gorontalo naik 5 persen.

    Menurut Soekowardojo, proyeksi kebutuhan yang tunai tahun ini meningkat karena momentum hari raya bersamaan dengan pencairan gaji ke-13 pegawai negeri sipil (PNS). Di samping itu, jumlah libur yang lebih banyak sepanjang Juni 2017 juga menjadi salah satu kontributor peningkatan kebutuhan uang tunai."Kami juga mengantisipasi tingginya minat masyarkat terhadap uang baru tahun emisi 2016," jelasnya di Manado, Rabu, 31 Mei 2017.

    BacaHasil Keputusan Rapat OPEC Tak Memuaskan Tekan Harga Minyak

    Uang Rupiah seri baru tahun emisi 2016 diluncurkan pada 2016 lalu. Di periode Januari-April 2017, BI sudah mengedarkan uang emisi tahun 2016 sebanyak Rp 282 miliar. Pecahan uang paling banyak diedarkan yakni pecahan Rp50.000 sebanyak Rp134 miliar dan pecahan Rp 100.000 senilai Rp 72 miliar.

    Untuk mendistribusikan uang tunai, BI bakal membuka kas titipan di Kotamobagu, Kepulauan Sangihe, Kabupaten Pohuwato, dan Kota Gorontalo. Ini dilakukan di samping penyediaan uang tunai kepada perbankan di loket Bank Indonesia Sulut.

    BI juga bakal membuka layanan penukaran uang kepada masyarakat melalui kas keliling mulai tanggal 15 Juni 2017-22 Juni 2017 di Manado. Adapun, layanan serupa juga bakal digelar di Kotamobagu, Pohuwato, dan Sangihe mulai 19 Juni.

    BISNIS.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Portofolio Saham Asabri Melorot 2013-2017

    PT Asabri mengalami kerugian akibat gegabah mengelola investasi. Badan Pemeriksa Keuangan dan Ombudsman Republik Indonesia curiga ada penyelewengan.