Harga Daging dan Ayam di Bandar Lampung Naik

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi daging ayam negeri. TEMPO/Prima Mulia

    Ilustrasi daging ayam negeri. TEMPO/Prima Mulia

    TEMPO.CO, Jakarta - Memasuki puasa Ramadhan, harga sejumlah lauk pauk di sejumlah pasar di Kota Bandar Lampung terutama ayam kampung melambung hingga hampir mencapai 70 persen.

    "Harga ayam dan daging semua naik. Yang sangat tinggi kenaikan harga ayam kampung," kata Hartini, warga Labuhanratu, Kota Bandar Lampung.

    Dia menjelaskan beberapa pekan sebelum memasuki puasa, untuk satu ekor ayam kampung ukuran sedang masih berkisar Rp 70.000 hingga Rp 90.000, namun kemarin mulai puasa pertama harga yang ditawarkan pedagang Rp 120.000.

    "Hampir dua kali lipat kenaikannya. Mungkin karena banyaknya pembeli yang memerlukan dan sejumlah pedagang tidak berjualan sehingga persediaan terbatas," ungkapnya memperkirakan.

    BacaPuasa dan Lebaran, BI Bengkulu Siapkan Uang Emisi Baru

    Pantauan di Pasar Perumnas Way Halim, tiga pedagang ayam kampung dan unggas lainnya yang menyediakan jasa pemotongan tidak terlihat membuka lapak, sehingga warga kesulitan mencari jenis ayam tersebut.

    Kenaikan juga terjadi pada ayam potong berkisar Rp 5.000 per kilogram. "Selama memasuki puasa ini ada kenaikan harga sekitar Rp 5,000 per kilogramnya karena ada kenaikan dari pemasok," kata Sulastri, salah satu pedagang.

    SimakEnam Perusahaan Indonesia Masuk Daftar 2.000 Emiten Kakap Dunia

    Harga daging pun dinyatakan sejumlah pembeli terjadi kenaikan dibandingkan dengan hari biasanya sebesar Rp 5.000 hingga Rp 10.000 per kilogramnya. "Saya beli pekan lalu masih Rp 110 ribu per kilogram, sekarang harganya Rp 120 ribu," kata Betty (45) warga Kota Sepang, Bandar Lampung.

    Meski terjadi kenaikan harga, pembeli tetap ramai memadati kios penjual daging dan ayam baik ayam potong maupun ayam kampung dengan alasan membutuhkan asupan gizi hewani untuk makan sahur dan berbuka puasa.

    "Anak-anak maunya yang simpel. Jadi baik ayam maupun daging lebih banyak digoreng terutama saat makan sahur. Kalau makan ikan katanya amislah," kata Betty, salah satu pembeli.

    BISNIS.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemerintah Pangkas 5 Hari Cuti Bersama 2021 dari 7 Hari, Tersisa 2 Hari

    Pemerintah menyisakan 2 hari cuti bersama 2021 demi menekan lonjakan kasus Covid-19 yang biasa terjadi usai libur panjang.