Indomobil Finance Terbitkan Obligasi Rp 500 Miliar  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dirut PT Indomobil Finance Indonesia (IMFI), Jusak Kertowidjojo dan Direktur PT BCA Tbk, Suwignyo Budiman dalam penandatanganan kesepakatan kerjasama  di Jakarta, Senin (24/11). TEMPO/Puspa Perwitasari

    Dirut PT Indomobil Finance Indonesia (IMFI), Jusak Kertowidjojo dan Direktur PT BCA Tbk, Suwignyo Budiman dalam penandatanganan kesepakatan kerjasama di Jakarta, Senin (24/11). TEMPO/Puspa Perwitasari

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Indomobil Finance Indonesia (persero) akan menerbitkan obligasi dengan nilai emisi Rp 500 Miliar.

    Obligasi Berkelanjutan III dengan tingkat bunga tetap tahap I 2017 ditawarkan dalam empat seri. Yakni Seri A berjangka waktu 370 hari dengan kisaran kupon 7,25 persen hingga 7,75 persen. Seri B selama tiga tahun nilai kupon yang ditawarkan 8,25 persen hingga 8,7 persen.

    Adapun untuk Seri C (4 tahun) kisaran kupon 8,5 persen hingga 9 persen. Sementara itu, untuk Obligasi Seri D (5 tahun) nilai kupon sekitar 8,72 persen hingga 9,25 persen.

    "Dana yang diperoleh perusahaan dari hasil emisi akan digunakan untuk modal kerja pembiayaan," ujar Presiden Direktur Indomobil Finance Jusak Kertowidjojo, Jumat, 26 Mei 2017.

    Dalam proses penerbitan obligasi ini, perseroan menunjuk beberapa penjamin emisi efek, yaitu PT CIMB Sekuritas Indonesia, PT DBS Vickers Sekuritas Indonesia, PT lndopremier Sekuritas, PT RHB Sekuritas Indonesia, dan PT OCBC Sekuritas Indonesia. Sementara, PT Bank Mega Tbk ditunjuk sebagai Wali Amanat.

    Perseroan telah memperoleh hasil pemeringkatan efek utang jangka panjang dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) dengan peringkat idA (single A).

    Peringkat ini diberikan kepada perseroan karena sinergi usaha yang kuat dengan Indomobil Grup, profil asset liability management yang kuat serta portfolio bisnis yang terdiversifikasi.

    Ini merupakan penawaran obligasi ke-13 sejak pertama kali perseroan mencari pendanaan di pasar modal pada 2004.

    Adapun total obligasi yang telah diterbitkan perusahaan milik Indomobil Group ini mencapai Rp 7,71 Triliun. Hingga 30 April 2017, sekitar 69 persen dari total obligasi yang diterbitkan telah dilunasi sesuai jatuh tempo.

    BISNIS.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Untung Buntung Status Lockdown akibat Wabah Virus Corona

    Presiden Joko Widodo berharap pemerintahannya memiliki visi dan kebijakan yang sama terkait Covid-19. Termasuk dampak lockdown pada sosial ekonomi.