Telkomsel Merilis Aplikasi Pariwisata Halal Lombok Sumbawa

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah pejabat Telkomsel Area Jawa Bali mempromosikan jaringan 4G hadir di semua kabupaten kota di Jawa-Bali, 21 Desember 2016. Masyarakat pedesaan bisa menikmati jaringan 4G untuk semua kegiatan usahanya. Foto: Budi Purwanto

    Sejumlah pejabat Telkomsel Area Jawa Bali mempromosikan jaringan 4G hadir di semua kabupaten kota di Jawa-Bali, 21 Desember 2016. Masyarakat pedesaan bisa menikmati jaringan 4G untuk semua kegiatan usahanya. Foto: Budi Purwanto

    TEMPO.CO, Mataram - Telkomsel melansir aplikasi Halal Tourism Pesona Lombok Sumbawa untuk informasi pariwisata di Lombok - Sumbawa. Ribuan halaman berisi destinasi, hotel, restoran dan berbagai layanan pariwisata tersebut disiapkan untuk membantu kemudahan calon wisatawan. 

    Penyediaan aplikasi provider pertama di Indonesia tersebut dilakukan melalui kerja sama Telkomsel dan Dinas Pariwisata Nusa Tenggara Barat (NTB) terhitung Kamis 25 Mei 2017. ''Ini merupakan aplikasi one stop shopping,'' kata EVP Area Jawa Bali Telkomsel Ririn Widaryani di Pendopo Wakil Gubernur NTB, Kamis 25 Mei 2017.

    Baca: Protes Tarif Internet, Situs Telkomsel Alami Peretasan

    Apiikasi ini siap diluncurkan setelah isinya memperoleh pengesahan dari Dinas Pariwisata NTB.
    Pengakses aplikasi ini bisa mendapatkan informasi terkait seritifikasi halal di semua merchant yang tergabung dalam aplikasi tersebut. 

    Wisatawan juga dapat melakukan transaksi serta reservasi di semua merchant yang ada di dalamnya. ''Sehingga wisatawan bisa lebih tenang, nyaman dan aman ketika menikmati liburan,'' ujarnya.

    Baca: Situs Telkomsel Diretas, Manajemen Minta Maaf

    Wakil Gubernur NTB Muhammad Amin berharap aplikasi tersebut dapat memajukan kehidupan pariwisata sehingga memajukan perekonomian dan mengurangi kemiskinan. ''Wujud kolaborasi antara pemerintah dan swasta diyakini memperkuat destinasi,'' katanya.

    Kepala Dinas Pariwisata NTB Lalu Moh Faozal mengatakan aplikasi ini diharapkan dapat merealisasikan target kunjungan 3,5 juta orang wisatawan diantaranya 1,5 juta orang wisatawan mancanegara ke NTB. ''Ini sangat membantu pencapaian target kunjungan,'' ucapnya.

    Untuk mendukung angka kunjungan wisatawan itu pula, Pemerintah Provinsi NTB menyemarakkan suasana bulan puasa mendatangkan imam besar Prof. Dr. Syeikh Khalid Barakat (Lebanon), Syeikh Ezzat eL-Sayyed (Mesir), Syeikh Mouad Douaik (Maroko), Syeikh Ahmad Jalal Abdullah Yahya, (Yordania).

    Kehadiran para imam besar tersebut untuk menyiptakan suasana Mekkah dan Medinah sehingga menjadi daya tarik kaum muslim ke NTB.

    Telkomsel adalah operator seluler terbesar di Indonesia yang memiliki pelanggan 169 juta, memiliki 197 ribu Base Transceiver Station.

    SUPRIYANTHO KHAFID


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Rapid Test, Swab, dan TB-TCM dalam Deteksi Virus Corona

    Ada tiga tes yang dapat dilakukan untuk mendeteksi virus corona di dalam tubuh, yaitu dengan Rapid Test, Swab, atau metode TB-TCM. Simak perbedaannya.